25.9 C
Jakarta

AFPI Optimis Menyalurkan Dana Lending Mencapai Rp89 Triliun

Intenselynews.com – Perusahaan fintech yang bergerak di bidang peer-to-peer lending sedang berkembang sangat pesat di tanah air. Hal ini tidak hanya ditandai dengan semakin banyak entitas yang bergabung tapi juga dibuktikan dengan semakin meningkatnya angka penyaluran pinjaman. AFPI optimis menyalurkan dana pinjaman puluhan triliun.

AFPI Optimis Menyalurkan Dana Pinjaman Puluhan Triliun

Dilansir dari investor.id, Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia atau AFPI memprediksi bahwa pada tahun 2021 mendatang, peer-to-peer lending akan berhasil menyalurkan dana pinjaman hingga sebesar Rp89 triliun. Hal ini didukung dengan semakin meningkatnya kebiasaan masyarakat dalam menggunakan teknologi digital serta keinginan untuk melakukan perbaikan ekonomi.

Menurut data yang diolah oleh AFPI dari Otoritas Jasa Keuangan atau OJK, nilai dana yang disalurkan oleh perusahaan fintech peer-to-peer lending selalu mengalami pertumbuhan setiap tahun. Di tahun 2018 lalu misalnya, kenaikan bahkan terjadi hingga 567% dengan nilai total 20 triliun.

Tahun Ini Pendanaan Diproyeksi Capai Rp60 Miliar

Menurut Kuseryansyah selaku ketua harian AFPI, meskipun saat ini pandemi sedang melanda, fintech peer-to-peer lending masih sukses menyalurkan pendanaan hingga mencapai Rp60 triliun. Meski sudah terkoreksi dari pertumbuhan sebelumnya yang mencapai Rp86 triliun, namun prestasi ini masih sangat menjanjikan.

Menurutnya, jika kondisi ekonomi kita normal, pertumbuhan yang pesat mungkin akan terjadi pada tahun 2021 dengan total pendanaan Rp115 triliun. Kuseryansyah menambahkan lagi kalau proyeksi tersebut tentu saja masih harus memerhatikan beberapa faktor pendukung. Misalnya saja program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diharap bisa segera terlaksana. Faktor kedua yakni tersedianya vaksin untuk Covid-19 nantinya. Vaksin konon akan tersedia mulai akhir tahun ini hingga awal tahun depan. Faktor ketiga adalah tingginya tingkat adopsi masyarakat terhadap layanan digital termasuk yang bergerak di bidang peer-to-peer lending. Beberapa faktor tersebut diharapkan bisa meningkatkan permintaan pembiayaan pada tahun depan.

Baca juga:

Di sisi lain, Lily Suriani selalu general manager Kredivo menyebut bahwa pihaknya juga tetap optimis dengan rencana yang sudah disusun. Perusahaan tersebut bahkan yakni dapat memperluas cakupan pasarnya. Banyak pihak berharap pandemi segera berakhir agar tahun depan semuanya bisa kembali berjalan normal dan sektor peer-to-peer lending dapat merasakan pertumbuhan yang lebih pesat lagi.

-Dita Safitri-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

ARTIKEL TERBARU

Investasi Deposito, Kenali Pengertian, Jenis, dan Perbedaannya

Intenselynews.com – Di antara sekian banyak pilihan instrument investasi, deposito merupakan produk yang paling populer. Investasi deposito sendiri merupakan bentuk simpanan berjangka yang dibuat...

7 Alasan Kenapa Banyak Orang Memilih Berinvestasi Emas

Intenselynews.com – Menurut Warren Buffet, investor yang baik adalah mereka yang melakukan diversifikasi pada aset-asetnya. Di antara sekian banyak pilihan instrumen investasi, emas masih...

Ingin Membeli Rumah? Ketahui Perbedaan AJB, PJB, dan PPJB

Intenselynews.com – Memiliki rumah sendiri adalah impian semua orang. Selain membangunnya sendiri, membeli rumah adalah opsi yang paling mudah untuk dipilih. Ada banyak sekali...

Rekomendasi Film Inspiratif untuk Anda Menjelang Akhir Pekan

Intenselynews.com – Sepanjang tahun 2020 ini, sudah tak terhitung rasanya lelah yang tertumpuk di pundak. Namun, jangan biarkan semua beban itu membuat Anda jadi...

Pengertian Reksadana Secara Luas, Mengenal Jenis dan Perbedaannya

Intenselynews.com – Di antara sekian banyak jenis instrumen investasi, Anda tentu sudah tidak asing dengan reksadana. Investasi satu ini banyak dipilih karena mudah, dapat...
Translate »