31.6 C
Jakarta

Andrew Ballingal: Emas Aset Terbaik saat Kondisi Dunia “Berbahaya”

Intenselynews.com – Andrew Ballingal, penasehat investasi berkata “Emas adalah Aset Terbaik dalam Kondisi Dunia yang ‘Berbahaya’”. Harga emas telah mencapai tonggak penting, menguji resistensi kritis pada $ 1.800 per ons, dan satu perusahaan Australia berharap bahwa harga akan terus mendorong lebih tinggi.

Andrew Ballingal Seorang Penasihat Investasi

Dalam sebuah wawancara dengan Kitco News, di sela-sela konferensi penambangan virtual Mines and Money Online Connect, Andrew Ballingal, pendiri dan kepala investasi Penasihat Investasi Ballingal mengatakan bahwa ia berharap bahwa harga emas akan mencuat di atas $ 2.000 per ons tahun ini sebagai dampak dari kondisi ekonomi yang penuh risiko. Meski begitu, pasar diprediksi akan tetap menganggap sepele prediksi ini.

“Kita menyukai emas karena kami pikir itu adalah aset yang sangat aman di dunia yang sangat berbahaya. Bahaya itu dapat memanifestasikan dirinya dalam inflasi atau, dalam pandangan saya, kontrol modal perpajakan, segala macam hal,” katanya. “Kita melihat fenomena ini seperti kaki bukit, bukan puncak bull market.”

Portofolio Emas Investor Setidaknya Berjumlah 10% dari Keseluruhan Investasi

Melihat alokasi portofolio, Ballingal mengatakan bahwa investor harus memiliki setidaknya 10% dari portofolio mereka dalam bentuk emas. Namun, ia secara pribadi menambahkan bahwa dirinya lebih nyaman memegang sekitar 20% logam mulia sebagai bagian dari portofolio yang terdiversifikasi.

Seperti halnya bullish Ballingal pada komoditas mentah, dia mengatakan bahwa dia pikir saham pertambangan akan mengungguli logam mulia.

“Cara termudah termudah untuk memiliki emas adalah secara fisik. Jika Anda dan saya ingin keuntungan terbesar dalam pandangan kita, cara yang tepat untuk melakukannya adalah dengan membeli portofolio beragam logam mulia yang dikelola dengan baik,” ungkapnya.

Baca juga:

Mengenai apa yang harus dilihat oleh investor sektor, Ballingal mengatakan bahwa produsen menengah memiliki potensi jangka panjang dibandingkan dengan produsen besar. Dia menjelaskan bahwa produsen besar akan kesulitan mempertahankan laju produksi mereka saat ini. Dia menambahkan bahwa konsep matematika sebenarnya bertentangan dengan produsen besar.

Meskipun minat dalam penambangan emas telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir, Ballingal mengatakan bahwa ini masih merupakan aset yang kurang dimiliki, yang membuat potensi mereka semakin menarik. Namun, ia menambahkan bahwa hanya masalah waktu sebelum investor kembali ke sektor ini, menarik untuk meningkatkan arus kas dan dividen gratis.

Image by Steve Bidmead from Pixabay

 -Dita Safitri-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

ARTIKEL TERBARU

Mengawali Akhir Pekan dengan Cerita Pendek Lucu Berikut Ini!

Intenselynews.com – Meluangkan waktu sejenak untuk membaca cerita lucu, akan memberikan hiburan tersendiri buat kita. Terkait hal itu, mengawali akhir pekan minggu ini, berikut...

Tips Cerdas Berinvestasi dengan Cara-Cara Berikut ini

Intenselynews.com – Membangun kekayaan tidak bisa dilakukan hanya dengan sehari dua hari. Mengumpulkannya juga tidak cukup hanya dengan bekerja keras. Anda harus cerdas dengan...

Ide Bisnis Dengan Cara Mudah Namun Menguntungkan

Intenselynews.com – Di zaman yang semakin sulit, membuka bisnis adalah salah satu cara terbaik untuk mencari penghasilan. Dibandingkan dengan menjadi karyawan di perusahaan milik...

Diskon Belanja Terkini di E-commerce Kesayangan Anda

Intenselynews.com – Sektor e-commerce saat ini sedang berkembang pesat. Perubahan pola belanja masyarakat selama pandemi membuat nilai transaksi belanja online melesat pesat. Namun ini...

Membeli Rumah Pertama, Tips Penting Sebelum Membelinya

Intenselynews.com –Rumah merupakan salah satu item yang kerap diperdagangkan di bursa properti. Di saat pandemi seperti sekarang, berkurangnya kemampuan masyarakat untuk membeli rumah menjadikan...
Translate »