Berbagai Istilah Properti picture
Top Advertisement

Intenselynews.com – Bisnis properti digadang-gadang merupakan bisnis yang menjanjikan dan terus mengalami perkembangan signifikan. Memiliki properti seperti rumah, menjadi impian banyak orang, baik untuk digunakan sendiri maupun disewakan. Sebelum Anda membeli atau mulai berbisnis properti, berbagai istilah properti berikut ini penting buat Anda ketahui!

Berbagai Istilah Properti dari A sampai Z:

Berbagai Istilah Properti A:

Ability to Pay adalah kemampuan nasabah dalam mengangsur pinjaman, seperti KPR. Penilaian kemampuan itu dari pihak bank

Agen Properti adalah pegawai/pihak/orang yang menjembatani antara penjual dan pembeli, yang bekerja di bawah kantor agen/broker properti ataupun individu, tugasnya mencari listing dan menjual properti.

Agunan (Collateral) adalah  aset milik peminjam/nasabah (debitur) yang dijadikan jaminan, yang diserahkan oleh peminjam/nasabah (debitur) kepada bank agar mendapatkan kredit atau pembiayaan tertentu. Di mana aset tersebut nantinya akan menjadi milik bank jika peminjam gagal untuk membayar cicilan.

AJB adalah singkatan dari Akta Jual Beli. Akta ini merupakan surat keterangan bahwa satu properti sudah dipindahtangankan dari satu pihak ke pihak lain karena aktivitas jual beli, dan sah secara hukum.

Akad adalah  perjanjian tertulis yang memuat ijab (penawaran) dan qabul (penerimaan).

Akad Kredit adalah proses penandatanganan perjanjian kredit di hadapan pejabat bank.   

Amortisasi adalah pengurangan utang yang berjalan. Di mana pembayaran hutang itu hanya terdiri atas pembayaran hutang pokok dan bunga secara tetap dengan jumlah tertentu yang sama.

Anami adalah Apartemen yang kelasnya di atas rusunami namun di bawah apartemen komersil.

Anchor Tenant  adalah tenant utama atau penyewa ruang dengan skala besar di sebuah proyek properti komersial seperti pusat perbelanjaan atau mall, yang bisa menarik pengunjung untuk datang.

Angsuran adalah besarnya pembayaran kredit yang harus dilakukan dengan cara dicicil dalam jangka waktu tertentu. Angsuran itu biasanya sudah termasuk angsuran pokok kredit dan bunga.

Anuitas Rest adalah perhitungan pembebanan bunga efektif dengan periode tahunan. Jika debitur membayar lebih untuk mengurangi pokok kredit, maka dengan sendirinya akan mendapat pengurangan beban. Pembayaran lebih itu otomatis akan membuat waktu pelunasan berakhir lebih cepat dari tenor (masa cicilan).

Application Form adalah formulir aplikasi KPR yang harus diisi dengan data diri secara lengkap dan rinci sebelum mengajukan KPR.

Appraisal adalah proses penilaian agunan yang biasanya dilakukan oleh pihak Bank. Nilai inilah yang akan digunakan sebagai nilai agunan.

Approval adalah persetujuan kredit oleh pihak yang berwenang di bank.

Arsitek adalah profesi seseorang yang membuat suatu gambar/desain bangunan.

Arus Kas (Cash Flow) adalah laporan kas yang menunjukkan mengenai aliran dana, baik aliran sumber dana masuk dan aliran penggunaan dana keluar dalam satu periode tertentu.

Berbagai Istilah Properti B:

Baki Debet adalah besar sisa pokok (saldo pokok) pinjaman pada waktu tertentu di luar bunga dan denda atau penalty.

Balik Nama adalah penggantian nama kepemilikan properti di sertifikat, yang umumnya dibayar dan dilakukan di depan pejabat pembuat akta tanah agar dianggap resmi secara hukum.

Bepertarum adalah singkatan dari Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan. Badan ini berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan Pegawai Negri Sipil (PNS) untuk memiliki rumah yang layak.

BBN adalah singkatan dari Bea Balik Nama. Ini merupakan biaya yang diperlukan untuk mengganti nama kepemilikan tanah.

Backlog adalah suatu istilah dalam properti yang merujuk pada kesenjangan (selisih) antara jumlah rumah terbangun dengan jumlah rumah yang dibutuhkan rakyat.

Biaya KPR adalah biaya selain uang muka dan cicilan yang harus dibayar oleh pembeli. Misalnya biaya notaris, biaya appraisal, biaya asuransi, dan biaya administrasi.

BI Checking adalah pemeriksaan riwayat kredit nasabah dengan mengacu pada data BI (Bank Indonesia).

Bisnis Real Estate adalah sebuah bisnis yang dibangun di bidang real estate atau real property yang menyediakan berbagai keperluan konsumen berupa rumah, tanah, atau properti lainnya.

Booking Fee adalah uang yang diberikan ke developer sebagai bukti keseriusan ingin membeli rumah yang ditawarkan. Nilai booking fee umumnya akan mengurangi jumlah total down payment (uang muka).

Booming adalah suatu keadaan di mana sebuah jenis properti sedang mengalami lonjakan permintaan. Terjadinya booming akan memengaruhi kenaikan harga satu jenis properti yang sedang banyak diincar tersebut.

BP Tapera adalah singkatan dari Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat. BP Tapera merupakan sebuah lembaga yang membantu untuk mengelola keuangan masyarakat agar bisa memiliki rumah sendiri.

BPHTB adalah singkatan dari Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan. Ini merupakan pajak yang dikenakan kepada pembeli properti (tanah, rumah, apartemen, ruko, dll).

BPN adalah singkatan dari Badan Pertanahan Nasional.

Broker adalah seseorang yang mempunyai agensi properti sendiri dan mempekerjakan para agen properti. Broker ini merupakan pihak/orang yang menjembatani antara pembeli/investor dengan penjual, dan mendapat keuntungan dari hasil komisi yang telah disepakati.

Bubble properti adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi meningkatnya harga properti di suatu kawasan karena meningkatnya permintaan dan spekulasi.

Bunga adalah besarnya imbalan atas jasa bank yang telah meminjamkan uang/memberikan kredit.

Bunga Efektif adalah perhitungan bunga dengan memperhitungkan sisa pokok pinjaman sehingga proporsi pembayaran bunga setiap bulannya akan semakin mengecil dibandingkan proporsi pembayaran pokoknya.

Bunga Mengambang (Floating rate) adalah tingkat suku bunga tiap bulan yang dapat berbeda, tergantung dari naik turunnya suku bunga bank.

Bunga Tetap (flat rate) adalah bunga setiap bulan yang tetap dari jumlah pinjaman, dan angsuran pokok juga akan sama sampai pinjaman lunas.

Buyer/Investor adalah pembeli properti. Pembelian ini bisa dipakai sendiri atau untuk investasi (investor).

Buy Back Guarantee adalah jaminan dari developer bahwa akan membeli kembali properti jika tidak selesai dibangun dalam waktu yang telah dijanjikan.

Berbagai Istilah Properti C:

Capital Gain adalah keuntungan dari hasil penjualan properti, dibandingkan dengan harga saat membeli.

Cash back adalah mendapatkan dana lebih dari pengajuan plafon kredit, atau dana potongan dari promosi marketing developer (biasanya hanya ada di Primary Market).

Cluster adalah pengelompokan beberapa rumah di dalam sebuah kompleks perumahan, biasanya dengan karakter arsitektur tertentu yang dibuat eksklusif, dengan sistem one gate.

Co-broking adalah kerjasama penjualan rumah antara 2 agen atau lebih.

Commercial Real Estate adalah tanah atau bangunan yang digunakan untuk kegiatan mendapatkan keuntungan, baik itu dari penjualan barang dan jasa maupun rental.

Cost and Fee adalah sistem yang diberlakukan kontraktor untuk pengerjaan pembangunan/suatu proyek berdasarkan bagi hasil (biasanya 10% – 15%), dimana harga-harga material, desain, dan upah tenaga kerja, mengikuti atau dapat berubah selama proyek belum selesai.

Credit Committee adalah panitia kredit yang ditunjuk bank untuk menilai aplikasi KPR, apakah akan disetujui atau ditolak.

redit report adalah laporan analisis bank terhadap kemampuan seseorang dalam melunasi CKPR tepat waktu.

Custodian adalah pihak yang bertanggung jawab untuk menyimpan dokumen agunan.

Cut and fill adalah pengolahan lahan agar rata, tidak berbukit-bukit.

Berbagai Istilah Properti D:

Debitur adalah orang atau masyarakat yang mendapatkan fasilitas kredit dari bank.

Demand adalah permintaan masyarakat akan suatu obyek properti yang sedang tinggi.

Developer adalah instansi perorangan atau perusahaan yang membuat perumahan.

Down Payment adalah istilah untuk uang muka yang dibayarkan. Biasanya diasosiasikan sebagai tanda jadi atau tanda keseriusan seseorang dalam membeli atau menyewa properti.

Berbagai Istilah Properti E:

Earlybird adalah suatu istilah untuk ,embeli properti saat baru dipasarkan pengembang. Biasanya pengembang menawarkan harga khusus dengan sejumlah kemudahan dan diskon.

Escrow adalah Badan penengah yang netral antara penjual dan pembeli. Biasanya untuk menitipkan uang jaminan/deposit, tanda tangan PPJB & sampai serah terima AJB. Di Indonesia tugas Escrow dilimpahkan kepada Notaris.

Berbagai Istilah Properti F:

Fasos adalah fasilitas yang dibuat oleh pemerintah atau pihak swasta guna dimanfaatkan oleh masyarakat umum dalam lingkungan pemukiman. Contohnya puskemas, klinik, sekolah, tempat ibadah, pasar, tempat rekreasi, taman bermain, tempat olahraga, ruang serbaguna, makam, dll.

Fasum adalah fasilitas yang dapat digunakan oleh masyarakat umum. Contohnya jalan raya, angkutan umum, saluran air, jembatan, halte, alat penerangan umum, jaringan listrik, trotoar, tempat pembuangan sampah, dll.

Fixed adalah besarnya bunga yang diberikan tetap sama sampai dengan jangka waktu tertentu.

Fixed Cost and Fee adalah hampir sama dengan sistem cost and fee, hanya saja fee yang ditetapkan bagi kontraktor tetap berdasarkan kesepakatan awal dan tidak mengalami perubahan, kecuali perubahan dilakukan oleh pemilik properti.

Floating adalah besarnya bunga yang diberikan bisa berubah sewaktu-waktu tergantung suku bunga pasar atau kebijakan bank.

FLPP adalah singkatan dari Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. FLPP merupakan program Kementerian Perumahan untuk menyediakaan pinjaman KPR kepada rumah subsidi dan rumah murah, dengan tingkat bunga yang terjangkau.

Istilah-Istilah Properti G:

Girik / letter C adalah surat keterangan kepemilikan tanah/ bangunan dari camat atau lurah.

Groundbreaking adalah penggalian pondasi bangunan, sebagai tahap dimulainya sebuah proyek properti.

GSB adalah singkatan dari Garis Sempadan Bangunan. GSB merupakan garis batas yang tidak boleh dilampaui dalam membangun suatu bangunan ke arah GSJ (jarak minimal antara bangunan dengan jalan).

GSJ adalah singkatan dari Garis Sempadan Jalan, atau garis rencana jalan yang ditetapkan dalam rencana kota.

Istilah-Istilah Properti H:

Hand Over (Turn Key) adalah serah terima unit dari pengembang ke pembeli.

Hak Sewa adalah hak yang diberikan dari pemilik tanah ke penyewa dalam jangka waktu tertentu.

HGB adalah singkatan dari Hak Guna Bangunan. HGB merupakan hak untuk mendirikan dan mempunyai bangunan-bangunan atas tanah yang bukan miliknya sendiri, sesuai dengan jangka waktu paling lama 30 tahun.

HGU adalah singkatan dari Hak Guna Usaha. HGU merupakan hak pemilik tanah dalam menggunakan lahannya untuk melaksanakan usaha di bidang pertanian, perkebunan, perikanan, dan atau peternakan.

HPL adalah singkatan dari Hak Pengelolaan Lahan. HPL merupakan hak pemilik tanah untuk mengelola lahannya.

Istilah-Istilah Properti I:

IMB adalah singkatan dari Izin Mendirikan Bangunan. IMB diberikan kepada perorangan atau badan hukum untuk dapat melaksanakan kegiatan pembangunan properti.

Indent adalah pembelian dengan pemesanan terlebih dahulu. Untuk pembelian properti, maka pembeli harus menunggu hingga properti yang dibeli siap huni.

Investor adalah pembeli properti dengan tujuan mencari keuntungan, bukan untuk ditinggali. Keuntungan itu biasanya didapat dari properti yang ia sewakan atau dijual kembali.

IPB adalah singkatan dari Izin Penggunaaan Bangunan. IPB diberikan kepada perorangan atau badan hukum setelah properti selesai dibangun sesuai IMB dan telah memenuhi syarat fungsi perlengkapan bangunan.

ITJ adalah singkatan dari Ikatan Tanda Jadi (booking)/pesan kavling atau rumah di Developer.

Istilah-Istilah Properti J:

Jatuh Tempo adalah tanggal di mana angsuran kredit harus dibayarkan setiap bulannya.

Istilah-Istilah Properti K:

Kanto adalah kantor toko.

KDB adalah singkatan dari Koefisien Dasar Bangunan, yaitu angka persentase perbandingan luas bangunan yang bisa dibangun terhadap luas tanah yang tersedia, sesuai rencana tata kota.

KLB adalah singkatan dari Koefisien Lantai Bangunan, yaitu perbandingan jumlah luas seluruh lantai terhadap luas tanah perpetakan yang sesuai dengan rencana kota.

KMB adalah singkatan dari Kelayakan Menggunakan Bangunan. Izin KMB diberikan kepada perorangan atau badan hukum setelah habis masa berlakunya IPB (5 tahun untuk bangunan non rumah tinggal dan 10 tahun untuk bangunan rumah tinggal) terhadap pemenuhan persyaratan kelayakan untuk berfungsinya bangunan.

KPA adalah singkatan dari Kredit Pemilikan Apartemen adalah fasilitas kredit bank untuk membeli apartemen.

KPR adalah singkatan dari Kredit Pemilikan Rumah, merupakan kredit yang digunakan untuk membeli rumah atau barang lainnya dengan jaminan rumah. KPR ini sebagai Fasilitas kredit bank untuk membeli rumah.

KPR Informal adalah skema kredit yang disediakan oleh bank untuk para pekerja non formal seperti wiraswastawan.

Kondotel adalah Kondominium hotel, merupakan proyek properti yang dibangun layaknya sebuah apartemen, namun bukan untuk ditinggali melainkan untuk disewa layaknya sebuah hotel.

Kontraktor adalah seseorang yang dipercaya untuk menjalankan sebuah proyek.

Kopel adalah deretan dua atau lebih rumah di mana dinding pembatasnya menyatu/berhimpitan.

Kredit  adalah dana yang didapat/dipinjam dari bank untuk kemudian dikembalikan dalam jangka waktu tertentu dengan cara mengangsur atau sekaligus dengan imbalan berupa bunga.

Kredit in House adalah sebuah skema pembayaran sebuah rumah atau properti dengan sistem mengangsur langsung kepada developer.

Kreditur adalah Lembaga atau bank yang bisa memberikan dana secara kredit kepada masyarakat.

Istilah-Istilah Properti L:

Limit Kredit adalah besarnya kebutuhan dana yang diajukan melalui kredit bank, bisa disetujui sesuai limit yang diajukan, bisa kurang, bahkan ditolak bank.

Listing Properti adalah pengertian listing itu sendiri adalah perjanjian surat kuasa jual atau surat perintah untuk menjualkan properti dari pemilik properti kepada agen properti. Di dalam proses listing ada pemilik yang berminat menjual atau menyewakan propertinya, sekaligus ada orang yang berniat membeli properti dalam jangka waktu dekat.

LTV adalah singkatan dari Loan to Value. LTV merupakan rasio antara nilai kredit terhadap agunan pada saat awal pemberian kredit.

Loan Set-Up adalah pencatatan data kredit sesuai dengan hasil pemeriksaan credit committee.

Loan To Maturity adalah Jangka waktu KPR.

Loss transaction adalah biaya-biaya tak terlihat dan tak terduga yang sebelumnya terlupakan saat melakukan perencanaan investasi properti, contohnya pembayaran biaya broker atau marketing, pembayaran pajak PPH, BPHTB, dll.

Istilah-Istilah Properti M:

Masterplan adalah area pengembangan skala besar oleh satu atau beberapa developer, biasanya untuk pengembangan kota satelit, misalnya BSD.

Mixed-used Development adalah proyek properti di mana di dalamnya terdapat beberapa fungsi, seperti hunian, komersial, dan perkantoran.

Istilah-Istilah Properti N:

Negosiator adalah petugas tahap ketiga, yang akan bernegosiasi/berunding dengan pemilik rumah. Negosiasi itu biasanya mengenai harga, cara serah terima, dan melaporkan kepada pembeli yang bersangkutan.

Nice Property adalah jenis properti yang bagus dan menguntungkan jika dilihat dari berbagai sudut pandang, misalnya dari segi lokasi, kenaikan harga yang melesat tajam, bebas banjir dan sejenisnya.

NJOP adalah singkatan dari Nilai Jual Objek Pajak adalah nilai yang ditetapkan negara sebagai dasar pengenaan pajak bagi PBB. NJOP seringkali diasumsikan sebagai harga terendah atas properti. Biasanya properti yang dijual dengan harga 1,5 hingga dua kali lipat dari harga NJOP.

Notaris adalah pejabat umum yang berwenang untuk membuat akta otentik dan kewenangan lainnya.

Non-Performing Loan adalah status kredit macet.

Notaris/PPAT (Pejabat Pembuat Akte Tanah) adalah pejabat yang berwenang sebagai penengah dan pembuat akta tanah (untuk diajukan ke BPN).

NPWP adalah singkatan dari Nomor Pokok Wajib Pajak. NPWP adalah nomor yang diberikan kepada wajib pajak sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas wajib pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan.

NUP adalah singkatan dari Nomor Urut Pemesanan. NUP merupakan nomor urut yang diberikan kepada calon pembeli, untuk memilih unit rumah atau apartemen yang baru dilaunching.

Istilah-Istilah Properti O:

Okupansi adalah jumlah unit yang tersewa atau terisi dalam sebuah properti sewa, seperti mal, perkantoran, atau hotel.

Over Kredit adalah proses pengalihan kredit dari pihak debitur lama kepada pihak debitur baru.

Owner adalah pemilik properti.

Istilah-Istilah Properti P:

Penalti adalah biaya yang harus dibayarkan apabila kredit dilunasi sebelum jatuh tempo sesuai ketentuan.

Personal Discussion adalah tanya jawab antara bank dan orang yang mengajukan KPR.

Property Crash adalah terjadi kegoncangan properti entah itu harganya melonjak tajam atau menurun cepat akibat terjadi kegoyahan perekonomian.

Prosperous adalah artinya sama dengan kata prospek yaitu kondisi suatu wilayah yang akan menguntungkan jika dilakukan investasi properti.

Peruntukan adalah Penggunaan fungsi ruang pada daerah/lingkungan yang ditetapkan oleh rencana tata kota. Peruntukan ini menentukan jenis bangunan yang dapat dibangun di daerah tersebut. Peruntukan terbagi menjadi beberapa macam: Wisma Besar, Wisma Sedang, dan Wisma Kecil (rumah tinggal), Wisma Taman, Wisma Flat, Wisma Susun (rumah susun), Peruntukan Karya Pekantoran (Kkt-untuk bangunan kantor), Peruntukan Karya Perdagangan (Kpd-dibangun toko atau pertokoan).

Perusahaan Real Estate adalah perusahaan yang menyediakan berbagai keperluan konsumen berupa rumah atau properti lainnya.

Primary Market adalah Rumah/Apartement/Ruko baru, atau penjualan hasil pengembangan lahan developer yang pertama kali dijual.

Plafon adalah jumlah total kredit alias pinjaman yang diberikan bank. Plafond Kredit dalam KPR mengandung arti Batas Tertingi Jumlah Kredit yang diberikan Pemberi Kredit.

PBB adalah singkatan dari Pajak Bumi dan Bangunan. PBB adalah pajak negara yang dikenakan terhadap bumi dan/atau bangunan berdasarkan Undang-undang nomor 12 Tahun 1985 tentang Pajak Bumi dan Bangunan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang nomor 12 Tahun 1994. Pajak ini adalah pajak yang bersifat kebendaan dalam arti besarnya pajak terutang ditentukan oleh keadaan objek yaitu bumi/tanah dan/atau bangunan. Keadaan subyek (siapa yang membayar) tidak ikut menentukan besarnya pajak.

PPJB adalah singkatan dari Pengikatan Perjanjian Jual Beli, yakni perjanjian jual-beli antara pihak penjual dan pembeli di mana masih sebatas kesepakatan saja dan belum ada peralihan hak kepemilikan tanah/rumah secara hukum. Dengan demikian, di sertifikat masih atas nama penjual, sampai klausul-klausul yang disepakati terpenuhi. PPJB biasanya dilakukan agar tidak dibeli oleh pihak lain.

Istilah-Istilah Properti R:

RAB adalah singkatand ari Rancangan/Rencana Anggaran Biaya, yaitu ringkasan perkiraan pengeluaran dan pemasukan dalam pengerjaan sebuah proyek properti.

Ready Stock adalah properti dijual dalam keadaan telah terbangun.

Real dan Realty adalah dapat diartikan sebagai barang yang nyata, atau dalam konteks properti diartikan sebagai tanah.

Realtor Dan Realtist adalah orang-orang yang melakukan kegiatan atau usaha yang berhubungan dengan tanah dan bangunan dalam arti luas.

Real Property adalah kepentingan dan hak-hak yang menyangkut kepemilikan tanah, bangunan, dan perbaikan yang menyatu terhadapnya. Real property adalah istilah yang menyangkut hubungan hukum antara obyek (real estate) dengan subyek. Sedangkan istilah real estate hanya menyangkut obyek itu sendiri (tanah dan bangunan).

Refinancing (Pembiayaan Ulang) adalah ,engubah atau mengganti struktur pinjaman lama dengan yang baru.

Residential Real Estate adalah tanah yang digunakan untuk tempat tinggal, baik itu perumahan, rumah susun, hingga trailer park yang populer di beberapa negara asing.

Roya adalah penghapusan catatan di sertifikat aset yang dijadikan agunan.

Ruko adalah Rumah toko.

Recession adalah kondisi dimana terjadi penuruan daya beli akan obyek properti.

Rusun adalah Rumah Susun.

Rusun Umum adalah rumah susun yang diperuntukkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

Rusun Khusus adalah rumah susun yang dibangun untuk kebutuhan khusus atau sosial.

Rusunami adalah Rumah Susun Sederhana Milik.

Rusunawa adalah Rumah Susun Sederhana Sewa.

Rusunawa Mahasiswa adalah rumah susun sederhana sewa yang diperuntukkan bagi para mahasiswa yang umumnya dibangun dalam kawasan atau berada di sekitar kampus.

Berbagai Istilah Properti S:

SBDK adalah singkatan dari Suku Bunga Dasar Kredit. SBDK Rupiah adalah suku bunga dasar yang digunakan oleh Bank sebagai acuan dalam penentuan suku bunga kredit Rupiah kepada debitur.

Supply adalah kegiatan untuk memenuhi demand atau permintaan pembelian yang sedang tinggi akan suatu obyek properti, misalnya dengan melakukan pengadaan atau pembangunan unit rumah baru.

Scout adalah petugas tahap pertama peninjauan suatu lokasi properti, tugasnya mencari tanah / properti, mengumpulkan data di lapangan dan kemudian dilaporkan kepada surveyor.

Secondary Market adalah Rumah/Apartement/Ruko/ Property yang sudah pernah di perjual belikan sebelumnya di Primary Market.

Serah Terima adalah waktu yang ditentukan developer untuk memberikan kunci dan sertifikat kepada pembeli.

Service Charge adalah biaya yang harus dikeluarkan pemilik/penyewa properti (kantor, mal, apartemen) setiap bulan untuk layanan yang diberikan pengelola gedung.

Sinking Fund adalah dana yang harus dikeluarkan pemilik/penyewa properti (kantor, mal, apartemen) yang gunakan untuk biaya perawatan gedung dan ruang publik, seperti perawatan lift, pengecatan gedung, dan lain-lain.

Site Plan (Rencana Tapak) adalah gambaran/peta rencana detail sebuah kavling tanah atau bangunan, dengan semua unsur penunjangnya, seperti jalan, air bersih, listrik, pembuangan limbah, fasilitas umum, dan fasilitas sosial.

SIPPT adalah singkatan dari Surat Izin Penunjukan Penggunaan Tanah SIPPT merupakan izin dari gubernur terhadap penggunaan tanah bagi bangunan dengan kepemilikan luas tanah 5000 m2 atau lebih.

SKK adalah singkatan dari Surat Keputusan Keberatan. SKK merupakan surat keputusan atas keberatan terhadap Surat Ketetapan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan Kurang Bayar, Surat Ketetapan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan Kurang Bayar Tambahan, Surat Ketetapan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan Lebih Bayar, atau Surat Ketetapan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan Nihil yang diajukan oleh Wajib Pajak.

SKP adalah Surat Keputusan Pembetulan. SKP merupakan surat keputusan untuk membetulkan kesalahan tulis, kesalahan hitung dan atau kekeliruan dalam penerapan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan yang terdapat dalam Surat Ketetapan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan Kurang Bayar, Surat Ketetapan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan Kurang Bayar Tambahan, Surat Ketetapan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan Lebih Bayar, Surat Ketetapan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan Nihil, atau Surat Tagihan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan.

SMF Secondary Mortgage Facility (SMF) adalah lembaga yang memberikan pinjaman kepada bank-bank pemberi KPR dengan jaminan KPR itu sendiri. Sistem ini bertujuan untuk mengatasi keterbatasan dana dalam rangka kredit kepemilikan rumah bagi masyarakat, yang disalurkan melalui Bank pemberi KPR.

SMM Secondary Mortgage Market. SMM adalah suatau perusahaan yang dibuat untuk membeli suatu kredit pemilikan rumah (KPR) dari bank kreditur yang kemudian tagihan ini dikemas dalam suatu efek hutang yang kemudian dijual kepada investor seperti misalnya perusahaan asuransi atapun investor perorangan.

SOHO adalah Small Office, Home Office atau hunian yang juga dijadikan sebagai kantor.

Spekulan adalah sebuah tindahakan membeli properti untuk mencari keuntungan tanpa memperhitungkan dengan matang resiko yang akan dihadapi.

Sunrise Properti adalah properti baru yang berkembang dan stabil kenaikan nilainya.

Sunset Properti adalah properti yang berusia tua dengan kualitas menurun dan jelek.

Superblok adalah kawasan yang digunakan untuk mengintegralkan berbagai fungsi dalam kawasan tersebut, antara lain fasilitas perkantoran, perdagangan, pemukiman, rekreasi, dll.

Surveyor adalah petugas tahap kedua peninjauan suatu lokasi properti, tugasnya adalah survei langsung dan mengkonfirmasi data yang diterima dari Scout, bertemu dengan pemilik. dan mengecek keabsahan sertifikat di Notaris / BPT / Kecamatan / Kelurahan.

Strata Title adalah hak kepemilikan bersama atas sebuah kompleks bangunan yang terdiri dari hak ekslusif atas ruang pribadi serta hak bersama atas ruang publik.

Berbagai Istilah Properti T:

Take Over KPR adalah sebuah tindakan pengalihan KPR sebuah properti kepada pihak lain yang dilakukan secara sah berdasarkan sebuah perjanjian yang berlaku di bawah aturan hukum tertentu.

Tunai Bertahap (Cash Installment) adalah cara pembayaran dengan mencicil rumah kepada developer. Waktu pembayaran tunai bertahap biasanya berlangsung selama kurang lebih 6-24 bulan, dengan besaran bunga yang ditetapkan dari pihak pengembang.

Tunai Keras (Hard Cash) adalah sistem pembayaran yang dilakukan dalam waktu paling lambat satu bulan, sejak adanya kesepakatan antara pembeli dan pengembang.

TDP singkatan dari Tanda Daftar Perusahaan. TDP diberikan dinas pemerintahan kepada perusaahaan yang telah disahkan pendaftarannya.

Teknik Sipil adalah sebuah profesi yang bertugas merencanakan kekuatan bangunan, bagaimana menghemat bangunan dan melakukan manajemen pelaksanaan pembangunan.

Tenor adalah jangka waktu cicilan kredit, misalnya lima tahun, sepuluh tahun, dan seterusnya.

Top-up adalah meningkatkan plafon kredit pinjaman.

Topping off adalah pemasangan atap bangunan sebagai tanda berakhirnya proses konstruksi.

Turn Over adalah suatu gambaran tentang kapan waktunya suatu investasi akan balik modal.

Turn Key adalah waktu yang disepakati dalam perjanjian untuk serah terima kunci, misalnya dari kontraktor pemborong ke developer perumahan, atau dari pengembang perumahan kepada konsumen.

Berbagai Istilah Properti U:

Underwriting adalah proses pemberian keputusan apakah KPR akan diterima atau tidak dari bank.

Urban adalah suatu wilayah yang menjadi tempat para perantau berdatangan sehingga permintaan pembelian properti cukup menjanjikan.

User adalah pembeli rumah dari developer atau agen properti. End-User Property merupakan pembeli rumah yang langsung sebagai pemilik rumah atau properti dan menempati properti tersebut.

Istilah-Istilah Properti Y:

Yield adalah keuntungan yang dihitung dari nilai sewa per tahun dibagi harga properti. Misalnya, harga properti Rp100 juta sementara harga sewa Rp5 juta per tahun, maka yield properti tersebut 5%.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here