28.4 C
Jakarta

Buku Tentang Kripto Diterbitkan di Sekolah Partai Komunis Tiongkok 

Intenselynews.com –Partai Komunis Tiongkok menambahkan kripto ke dalam kurikulum. Hal itu ditandai dengan diterbitkannya sebuah buku baru tentang cryptocurrency di Sekolah Partai Komite Sentral Partai Komunis China (Party School of the Central Committee of the Communist Party of China). Simak ulasan dibawah ini yang membahas buku tentang kripto diterbitkan di sekolah partai komunis tiongkok.

Bersumber dari cointelegraph, penerbitan buku itu sebagai bagian dari seri buku tentang teknologi yang mengganggu. Entri sebelumnya dalam seri ini adalah “A Dialogue With Party Leaders About AI” (Dialog Dengan Pemimpin Partai Tentang AI) dan A Dialogue With Party Leaders About Blockchain” (Dialog Dengan Pemimpin Partai Tentang Blockchain).

Tujuan dari seri buku ini adalah untuk menyediakan sumber bagi pejabat partai dan masyarakat umum untuk belajar tentang tren teknologi baru yang muncul. Eksekutif bank sentral Tiongkok, eksekutif perbankan komersial, dan regulator diundang untuk menulis prolog buat buku kripto yang baru diterbitkan itu.

Buku Tentang Kripto Dimulai dari Sejarah

Buku ini dimulai dengan sejarah dan asal mata uang fiat, kemudian memberikan gambaran umum tentang sistem mata uang kredit saat ini. Di mana mengarah ke bagian tentang pergerakan crypto dan kelahiran Bitcoin.

Buku ini juga mengeksplorasi sifat dan masa depan mata uang digital serta menjelaskan secara rinci apa itu pertukaran crypto dan ICO, termasuk membahas dan menganalisis masalah regulasi seputar perkembangan baru ini.

Seluruh bab dalam buku tersebut didelegasikan ke Mata Uang Digital Bank Sentral, Central Bank Digital Currencies (CBDC). Di mana menjelaskan strategi di balik Yuan digital dan dampaknya pada sistem pembayaran saat ini.

Uji Coba Mata Uang Digital Baru

Bersumber dari sebuah media lokal, sebelumnya dikabarkan pula bahwa China telah melakukan uji coba mata uang digital baru di empat kota besar negaranya. Dalam beberapa bulan terakhir, bank sentral China telah meningkatkan pengembangan e-RMB, yang akan menjadi mata uang digital pertama yang dioperasikan ekonomi utama negara.

Beberapa kota tersebut di antaranya Shenzhen, Suzhou, Chengdu, dan Xiong’an (Beijing). Di mana sejumlah pegawai pemerintah dan pegawainya menerima gaji mereka dalam mata uang digital mulai bulan Mei.

Baca Juga :

Image by MichaelWuensch from Pixabay

-IN-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

ARTIKEL TERBARU

Kompetisi Trading Aset Kripto Diluncurkan bitFlyer dan Quazard

Intenselynews.com – Luxembourg – bitFlyer, perusahaan cryptocurrency exchange dikabarkan bermitra dengan Quazard, pengembang game crypto-trading. Kemitraan itu untuk membawa kompetisi trading aset kripto terverifikasi...

Pengusaha Properti Paling Sukses dan Terkaya di Dunia

Intenselynews.com – Bukan rahasia lagi jika properti adalah salah satu industri yang paling menjanjikan di dunia. Pertumbuhannya juga meningkat pesat sepanjang tahun. Tak heran...

Buka Usaha E-Commerce Baru? Beberapa Hal Ini Penting Diketahui!

Intenselynews.com – Sebagai pemula di dunia bisnis e-commerce, berbagai kisah sukses para pengusaha yang lebih dulu terjun ke industri tersebut mungkin membuat Anda berpikir...

Amazon Patenkan Sistem Blockchain untuk Pelacakan Rantai Pasokan

Intenselynews.com – Tertanggal 26 Mei lalu perusahaan e-commerce terkemuka dunia, Amazon, mengajukan paten untuk sistem Blockchain pelacakan barang mereka di rantai pasokan. Amazon patenkan...

Pemerintah Venezuela Tuntut Inggris atas Emas Mereka

Intenselynews.com – Seperti yang kita ketahui, pemerintah Venezuela mengalami krisis ekonomi berkepanjangan selama beberapa tahun ke belakang. Negara tersebut mengalami penurunan nilai mata uang...
Translate »