More

    Puisi

    Pelita Tanpa Cahaya, Sintha Rosse, Terbit di Jendela Sastra

    Intenselynews.com - Pelita Tanpa Cahaya Purnama masih bersinar, tampak dari tirai jendela yang tersibak tersungging senyum simpul, dari jiwa yang terbuang Jika purnama tak mampu, menembus lorong hati tak bertepi nafas terhembus terasa...

    GOSIP – Puisi Sintha Rosse, Terbit di Koran Madura

    Intenselynews.com - GOSIP Geliat waktu berdenting rupawan kita tertawa tanpa irama sempit pikiran meracau hati berselimut perdu berduri Apa makna aksara terlontar? menebarkan kepalsuan berdendang lidah setajam sembilu dusta berujung kematian bau napas berbusuk-busuk bangkai Gosip di...

    Hijrah Rindu, Sintha Rosse, Terbit di Koran Madura

    Intenselynews.com - Hijrah Rindu Ijinkan aku berhijrah mengikuti rindu yang kian menderu pada Kau yang menunggu di setiap musim berlalu Pada hati yang ranum aku bertanya sudikah Kau menerima jiwa yang terlanjur membiru dan sempat...

    Puisi Sujudku di Atas Laut Makassar, Sintha Rosse

    Intenselynews.com - Puisi Sujudku di Atas Laut Makassar telah terbit di buku antologi kumpulan puisi ”Lukisan Alam di Hamparan Air”. Puisi Sujudku di Atas Laut...

    Puisi Guruku Tersayang. Penulis: Nyimas Ratu Nur Kamila

    Intenselynews.com - Puisi Guruku Tersayang merupakan puisi yang pernah terbit di surat kabar Kompas Anak, dan ditulis oleh Nyimas Ratu Nurkamila, seorang siswi kelas...

    Jejak Amarah, Puisi Sintha Rosse Terbit di Koran Madura

    Intenselynews.com - Berlalulah segala damaiku pada jiwa. Jejak amarah, yang tak kuasa menolak murka. Tersisa sesal kian membuncah. Dan gelisah menerpa wajah. Jejak amarah menumpuk...
    Translate »