Dampak Picture
Top Advertisement

Intenselynews.com – Bagi Anda yang ikut menikmati kebijakan Work From Home adalah salah satu dampak wabah Coronavirus, pasti bisa merasakan perbedaan yang signifikan soal pekerjaan. Ada yang mungkin merasa lebih produktif karena berada dekat dengan keluarga dan terbebas dari hiruk pikuk kemacetan yang biasa dihadapi setiap hari. Namun, tidak sedikit yang justru merasa kinerjanya menurun. Disadari atau tidak, seperti apapun efektifnya Work from Home, tidak akan pernah menyamai aktivitas bekerja normal.

Semua sektor perekonomian di Indonesia mengalami goncangan. Meskipun banyak perusahaan yang menerapkan sistem kerja digital (karena harus bekerja dari rumah), ekonomi digital juga tak lepas dari efeknya. Bagaimana dampak Coronavirus terhadap ekonomi digital?

1. Layanan Ride Hailing

Salah satu contoh ekonomi digital yang cukup besar adalah layanan ride hailing alias ojek online. Diberlakukannya aturan Work from Home ternyata tidak membawa banyak kemudahan bagi mitra ojol ini. Dalam waktu 3 hari saja setelah diberlakukannya aturan ini, orderan ojek online mengalami penurunan yang cukup signifikan hingga 40%. Angka ini dikarenakan kawasan perkantoran yang selama ini menjadi tempat mangkal para driver ojol, kini sepi.

Aktivitas masyarakat di luar rumah yang tak lagi seperti dulu juga menurunkan jumlah orderan. Satu-satunya yang bisa diharapkan oleh para driver ini adalah pesanan selain penumpang seperti layanan belanja, antar pesan makanan dan pengiriman paket.

2. Sektor E-commerce

Saat wabah Corona menyerang, daya beli masyarakat juga mengalami penurunan. Di sisi lain, terjadinya panic buying juga membuat beberapa jenis barang menjadi langka dan naik. Kelesuan ekonomi membuat pemerintah berusaha merangsang daya beli dengan meminta bantuan e-commerce. Pengadaan pesta diskon yang rencananya akan diadakan di berbagai platform diharapkan bisa mempertahankan kondisi ekonomi kita agar tetap stabil.

3. Sektor Hiburan Digital

Sektor hiburan digital di sisi lain menikmati kenaikan penggunaan. Contoh kasusnya dialami oleh Tencent. Perusahaan teknologi asal Tiongkok tersebut meraup keuntungan besar selama masa pandemik di negara tersebut. Ini karena orang-orang yang berada di rumah umumnya mencari kegiatan dengan memanfaatkan platform digital.

Menilik kebijakan yang diberlakukan pemerintah Indonesia, hal yang sama juga terjadi di Indonesia. Penggunaan internet juga meningkat pesat karena banyak aktivitas dilakukan secara online mulai dari bekerja, belajar hingga mencari hiburan.

Baca juga:

Itulah beberapa contoh dampak pandemi Coronavirus terhadap ekonomi digital di Indonesia. Sejauh ini, bagaimana efek dari Coronavirus dan kebijakan pemerintah terhadap aktivitas Anda?

Image by K. Kliche from Pixabay

-Dita Safitri-

Tinggalkan Balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here