Frekuensi Picture
Top Advertisement

Intenselynews.com –  Kejahatan dunia maya adalah sesuatu yang tak bisa dielakkan lagi. Terutama di tengah teknologi yang semakin canggih dan penetrasi internet yang semakin meluas. Semakin banyaknya orang yang menggunakan akses internet, semakin tinggi juga frekuensi tindak kriminal dunia maya. Dibawah ini adalah frekuensi kejahatan dunia maya yang ada di indonesia.

Frekuensi Kejahatan Dunia Maya

Indonesia sendiri termasuk salah satu negara yang sangat mengkhawatirkan dari segi tingkat kejahatan dunia mayanya. Dalam riset tahunan, Indonesia nyaris berada di peringkat 5 teratas sebagai negara dengan serangan dunia maya terbanyak di dunia. Pada tahun 2013 silam misalnya, ada lebih dari 42.000 kasus serangan internet yang terjadi setiap harinya. Jika dibiarkan, bukan hanya bisa merugikan individu, tapi juga mengancam keamanan dan kedaulatan negara.

1. Teknologi Seperti Pedang Bermata Dua

Ratusan ribu serangan peretasan yang terjadi setiap hari ini masih terus muncul hingga hari ini. Tindakan pencegahan terus dikembangkan. Namun seperti halnya teknologi, kemampuan para peretas untuk melakukan tindah kejahatan juga semakin canggih. Ini membuat pemerintah dan para hacker seakan sedang ‘kejar-kejaran’.

Kemajuan teknologi memang telah menjadi pedang bermata dua. Meski keberadaannya mampu mempermudah banyak hal, namun di sisi lain kejahatan yang terus timbul tak terbendung menjadi persoalan tersendiri bagi para aparat. Di sinilah peran masyarakat dan pemerintah dibutuhkan untuk saling bahu membahu menciptkana teknologi yang tak kalah maju dengan negara lain. Selain untuk mempermudah aktivitas, juga untuk mempersulit para penjahat dunia maya melakukan aksinya.

2. Faktor Penyebab Tingginya Kejahatan Dunia Maya

Meningkatnya frekuensi kejahatan dunia maya terjadi karena berbagai faktor. Akses internet yang tidak terbatas ditambah penggunaan komputer yang tidak aman menjadi salah satu penyebab utama.

Kejahatan di dunia maya cenderung mudah dilakukan, namun di sisi lain sulit untuk dilacak. Inilah yang mendorong para pelakunya untuk terus mengulangi tindakan kejahatannya. Sistem keamanan yang lemah hingga sikap masyarakat yang cenderung sepele bahkan tidak paham tentang risiko kejahatan siber juga perlu diperbaiki agar dapat menurunkan tingkat kejahatan dunia maya yang terus merajalela.

Baca juga:

Kejahatan dunia maya pada dasarnya adalah sebuah keniscayaan. Nyaris tidak ada celah yang membuat kita bisa benar-benar keluar dari sana. Namun dengan pencegahan dan kewaspadaan yang tinggi, angka kriminalitas di internet ini bisa ditekan ke titik minimal.

Image by Pete Linforth from Pixabay

-Dita Safitri-

Tinggalkan Balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here