33.1 C
Jakarta

IHSG Ambruk, Saatnya Beli Saham-saham Murah Ini

Intenselynews.com – Wabah COVID-19 yang menyerang berbagai belahan dunia termasuk Indonesia sukses menggoncang harga IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan). Beberapa saham termasuk bluechip mencatatkan penurunan harga yang cukup signifikan. Mengapa IHSG ambruk?

Kali ini berita tentang karantina Jakarta kembali membuat IHSG meluncur lagi. Penurunan yang mencapai 5% ini sempat membuat perdagangan dihentikan. Hal ini dilakukan sesuai dengan arahan dari Otoritas Jasa Keuangan. Langkah ini dilakukan berdasarkan urat nomor S-274/PM.21/2020 tanggal 10 Maret 2020 yang menyebutkan bahwa jika IHSG turun sampai 5%, maka akan dilakukan trading halt selama kurang lebih 30 menit. Ada setidaknya 300 produk saham yang mengalami nilai anjlok luar biasa.

Penghentian perdagangan tersebut dilakukan dengan arahan dari Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI (Bursa Efek Indonesia). Pembekuan perdagangan itu dilakukan pada pukul 10.20 WIB dan dibuka kembali pada 10.50 WIB.

IHSG Ambruk, Apa yang Harus Dilakukan?

Di tengah penurunan harga yang tiada henti ini, banyak investor yang melakukan penjualan aset beramai-ramai. Kekhawatiran akan harga yang tidak akan membaik membuat mereka beralih ke produk investasi lain yang dinilai lebih aman. Tapi bagi para pencinta risiko, kondisi saat ini adalah waktu yang tepat untuk ‘jajan’ saham lebih banyak lagi. Pasalnya, banyak saham yang sebelumnya berharga cukup tinggi, kini bisa dibeli dengan harga murah. Jika nanti kondisi perekonomian kembali membaik, ada kesempatan besar mereka akan meraih keuntungan.

Beberapa saham-saham populer yang mengalami penurunan adalah UNVR (PT Unilever Indonesia) turun sebanyak 6,99%, BBRI (Bank Rakyat Indonesia) turun sebanyak 6,81%, ANTM (PT Aneka Tambang) mengalami penurunan sebesar 6,96%. Selain itu masih ada PT Astra International dan PT Bank Mandiri yang juga mengalami penurunan yang tak kalah besar. Ini adalah kesempatan untuk menambah portofolio.

Baca juga:

Meski sempat merasakan reli tajam, penurunan harga kembali tidak dapat dihindari. Ini karena sentimen pasar terhadap Amerika Serikat masih belum membaik. Negara tersebut konon sudah mengeluarkan stimulus jumbo untuk memerangi pandemi. Bagaimana kelanjutan nasib IHSG masih perlu dipantau lebih jauh. Tapi kalau Anda berani menghadapi risiko, tidak ada salahnya membeli produk-produk yang sedang ‘diskon’ ini.

Image by Lorenzo Cafaro from Pixabay

-Dita Safitri-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

ARTIKEL TERBARU

Ponsel Canggih Terbaru yang Menggunakan Artificial Intelligence

Intenselynews.com – Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan sejak lama menjadi teknologi yang di sukai generasi muda. Dengan segala kecanggihannya, AI dapat membantu kita...

Gemini Trust Bermitra dengan Samsung untuk Dompet Blockhain

Intenselynews.com – Gemini Trust Co., perusahaan pertukaran aset kripto yang didirikan oleh Winklevoss bersaudara, bermitra dengan Samsung Electronics untuk mengintegrasikan teknologinya dengan Samsung Blockchain...

Industri Startup E-Commerce Akan Mulai Kembali Pergiat Iklan

Intenselynews.com – Beberapa bulan selama pandemi berlangsung, terjadi pola perubahan belanja yang sangat signifikan di tengah-tengah masyarakat. Selain konsumsi yang berkurang, produk yang dicari...

Dunia Maya dan Hal yang Harus Diwaspadai Ketika Berselancar di Internet

Intenselynews.com – Dunia maya atau internet telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keseharian kita. Melalui internet, pemerintah memberikan kebebasan pada kita untuk mengungkapkan...

Waspada, Begini Cara Pelaku Kriminal Beraksi di Facebook!

Intenselynews.com – Dengan jumlah pengguna aktif mencapai 2,41 miliar di kuarter kedua di tahun 2019, Facebook masih mengantongi predikat sebagai media sosial terbesar dan...
Translate »