More
    Beranda Aset Kripto Investasi Emas dan Bitcoin, Manakah yang Lebih Baik di Tahun 2021?

    Investasi Emas dan Bitcoin, Manakah yang Lebih Baik di Tahun 2021?

    Intenselynews.com – Tahun 2020 adalah tahun tantangan bagi seluruh dunia. Kasus pandemi virus covid-19 meningkat, yang mengakibatkan lockdown dalam skala besar di sejumlah negara. Akibatnya, kondisi perekonomian terpuruk, terutama di negara yang terjangkit kasus covid-19 dalam jumlah sangat besar, seperti usaha perdagangan menurun, beberapa bisnis gulung tikar, dan pengangguran semakin bertambah. Tahun 2021 ini dengan mulai tersedianya vaksin, para investor berharap ekonomi berangsur-angsur pulih kembali, dan mempertimbangkan opsi alternatif sebagai lindung nilai untuk portofolio investasi mereka. Pilihan yang saat ini sedang trend adalah investasi emas dan bitcoin.

    Baca juga:

    Investasi Emas dan Bitcoin, Pilih Mana di Tahun 2021?

    Menjatuhkan pilihan pada produk investasi tertentu pada dasarnya berada di tangan Anda sendiri sebagai investor. Umumnya para investor akan mencari tahu terlebih dulu karakteristik atau kelebihan dan kekurangan dari instrument investasi itu.

    Dalam hal ini antara emas dan bitcoin, selama bertahun-tahun emas telah dipercaya sebagai langkah lindung nilai yang cerdas melawan volatilitas pasar. Kendati demikian, pada masa pandemi dapat kita lihat telah muncul investasi alternatif baru, yaitu bitcoin.

    Apabila menelaah karakteristik antara emas dan bitcoin sebagai aset safe haven, emas memiliki hubungan yang minim dengan berbagai aset yang ada di dunia, seperti minyak, pasar saham, dan mata uang. Hal itu menjadi nilai tambah tersendiri untuk emas. Selain itu, permintaan emas terbilang cukup tinggi tetapi pasokannya rendah. Dengan demikian prediksi harga emas akan terus meningkat dari masa ke masa. Persediaan emas terbatas karena menambangnya pun tak mudah.

    Baca juga:

    Mengapa Bitcoin Menjadi Lindung Nilai Aset Baru?

    Dengan persediaannya yang juga terbatas, yakni hanya akan ada 21 juta bitcoin saja di dunia, dan peristiwa halving day (berkurangnya persediaan bitcoin dalam waktu 4 tahun sekali), komunitas dan investor bitcoin percaya bahwa harga bitcoin akan cenderung naik. Selain itu, bitcoin juga tak dimiliki oleh bank sentral atau negara mana pun, yakni bersifat terdesentralisasi dengan kecanggihan teknologi blockchain.

    Bersumber dari cryptovibes.com, menelusuri sejenak pergerakan harga bitcoin, antara 2016 dan 2017 harga bitcoin sedang naik daun. Dan pada Desember 2017, bitcoin bernilai sekitar Rp270 juta per 1 BTC. Namun harga aset kripto tertua itu sempat mengalami koreksi hingga berada pada nilai sekitar Rp46 juta per 1 BTC pada Desember 2018. Harga bitcoin kembali meroket pada Juli 2020 dengan nilai sekitar Rp150 juta per 1 BTC. Sejak itu, dalam waktu tujuh bulan bitcoin melewati angka Rp490 juta per 1 BTC.

    Baca juga:

    Karakteristik Lain Emas dan Bitcoin

    Dari segi keamanan, emas terkenal memiliki standar dan tolak ukur tersendiri di seluruh dunia. Sangat sulit membuat emas palsu. Sementara itu bitcoin aman sebagai cryptocurrency, karena bitcoin terdesentralisasi dan mustahil memanipulasinya dengan sulit dan banyaknya algoritma yang harus terpecahkan.

    Meski bersaing dalam hal keamanan, jika emas dicuri, terdapat kemungkinan seseorang bisa mendapatkannya kembali. Sementara bitcoin memiliki pola yang berbeda dalam penyimpanan digital. Oleh karenanya Anda juga harus berhati-hati pada perangkat elektronik yang digunakan buat menyimpan bitcoin.

    Terkait aksesibilitas, telah kita ketahui bahwa saat ini emas diterima sebagai aset safe haven di seluruh dunia. Tapi untuk bitcoin, beberapa negara telah legal dan sejumlah negara lainnya masih ilegal. Potensi bitcoin sebagai “mata uang” bagi orang-orang yang tak memiliki akses ke bank tradisional masih belum dimanfaatkan secara maksimal. Tantangan besarnya adalah masih terdapat masyarakat yang tidak memiliki akses ke bank juga tidak memiliki akses ke dunia digital.

    Untuk volatilitas tren harga, emas cenderung tidak mudah berubah. Tren harga emas biasanya bergerak naik setiap kali pasar lain turun. Di sisi lain, volatilitas harga bitcoin terbilang tinggi. Namun berdasarkan sejarah kenaikan harga, banyak orang juga beralih ke bitcoin ketika kondisi ekonomi tidak menentu (seperti pada masa pandemi sekarang ini), meski jika dilihat dari volatilitas, emas merupakan lindung nilai yang lebih aman daripada bitcoin.

    Jadi, tertarik ingin memulai investasi emas atau bitcoin? Atau keduanya? Pilihan ada di tangan Anda sendiri. Yang terpenting selalu berhati-hati dengan apa pun jenis investasi yang Anda tentukan, karena selain menjanjikan keuntungan, terdapat pula risiko.

    Gambar oleh Gerd Altmann dari Pixabay

    -Sintha Rosse-

    2 KOMENTAR

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Boleh Dibaca

    Translate »