Jenis jenis Saham Picture
Top Advertisement

Intenselynews.com – Saham merupakan bukti penyertaan atau kepemilikan dalam sebuah perseroan terbatas atau perusahaan. Ketika seseorang memiliki saham, maka bisa dikatakan bahwa orang itu juga memiliki hak atas perusahaan yang sahamnya ia beli itu sesuai dengan porsi saham yang dimiliki. jenis jenis saham dapat dibedakan dari berbagai macam faktor, simak dibawah ini tentang jenis jenis saham yang wajib kamu ketahui sebelum memulai berinvestasi.

Saham biasanya berbentuk selembar kertas yang berisi pernyataan bahwa pemilik kertas yang namanya tercantum adalah pemilik perusahaan dengan jumlah tertentu. Lembar saham ini biasanya dikeluarkan oleh perusahaan terkait. Saham dapat dibedakan berdasarkan beberapa faktor.

1. jenis jenis saham berdasarkan kemampuan hak tagih atau klaim :

  • Common Stocks atau saham biasa. Saham biasa adalah salah yang pemiliknya hanya bisa mengklaim penghasilan atau aktiva yang dimiliki perusahaan. Pemilik saham biasa memiliki kewajiban yang terbatas. Keuntungannya, jika terjadi kerugian pada perusahaan, nilai maksimum yang harus ditanggung oleh pemegang saham adalah sejumlah nilai saham yang diinvestasikan pada perusahaan tersebut.
  • Preferred Stocks/Saham Preferen. Saham ini merupakan gabungan dari obligasi dan saham biasa. Saham ini banyak diminati oleh investor karena dapat menghasilkan pendapatan tetap seperti obligasi. Secara umum, saham preferen mirip dengan saham biasa yang bisa menghasilkan dividen bagi pemegangnya.

2. Dari segi cara peralihan, saham dibagi menjadi 2 yakni:

  • Bearer Stocks/Saham Atas Unjuk. Saham ini secara fisik tidak menuliskan nama pemilik di lembarannya. Tujuannya adalah agar saham mudah diperjualbelikan. Secara hukum, siapapun yang memegang lembaran saham bearer stock ini diakui sebagai pemilik dan berhak datang dalam RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham)
  • Registered Stocks/Saham Atas Nama. Saham jenis ini berkebalikan dengan saham atas unjuk di mana masing-masing lembarannya terdapat nama jelas pemiliknya. Agar bisa dipindahtangankan, saham ini harus melalui prosedur tertentu.

3. Dari sisi kinerja pandangan, saham terbagi menjadi 5 yakni:

  • Saham Blue Chips. Saham blue chips adalah saham dari perusahaan besar yang sudah terkenal memiliki kredibilitas dan konsisten dalam membayarkan dividen bagi para investor.
  • Saham Income. Saham jenis ini memiliki kelebihan yakni mampu membayar dividen dengan jumlah yang lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Karena mendapatkan pendapatan tinggi dan teratur, banyak investor memilih saham jenis ini.
  • Saham Growth. Growth stock mirip dengan saham blue chip di mana pertumbuhan dan pendapatannya tinggi. Perusahaan-perusahaannya juga memiliki reputasi yang baik.
  • Saham Counter Cyclical.  Saham ini cenderung stabil meski ekonomi sedang buruk karena tidak terpengaruh secara umum oleh keadaan ekonomi makro atau situasi bisnis secara umum. Emiten ini juga terkenal mampu memberikan penghasilan yang tinggi meski saat ekonomi sedang resesi.
  • Saham Spekulatif. Bagi investor yang menyukai investasi dengan laba tinggi, saham spekulatif banyak dipilih. Meski mampu mendatangkan keuntungan yang besar, namun hal ini tidak bisa terjadi secara konsisten. Bisa saja di masa depan harga saham justru akan anjlok. Karenanya, saham ini cocok untuk investor yang punya profil risiko tinggi.

Baca juga:

Itulah jenis jenis saham yang wajib diketahui sebagai informasi dasar bagi calon investor. Tertarik untuk mulai berinvestasi saham?

Image by Pexels from Pixabay

-Dita Safitri-

2 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here