komunitas picture
Top Advertisement

Intenselynews.com – Bagi generasi milenial yang hidup dan akrab dengan teknologi, komunitas tidak hanya sesuatu yang bisa ditemukan secara langsung. Ada beragam cara untuk berkumpul dengan orang-orang berselera dan bertujuan sama. Termasuk Anda yang menyukai sastra. Kalaupun tidak ada orang-orang satu misi yang bisa ditemukan di dunia nyata, Anda bisa masuk komunitas sastra di dunia maya.

Kecenderungan mencari perkumpulan di dunia maya inilah yang kemudian memunculkan banyak orang yang bertemu di internet karena satu kesukaan. Bagi Anda penyuka sastra yang kesulitan mencari kelompok dengan fokus yang sama, mari bergabung dengan perkumpulan sastra lewat akun-akun berikut ini!

1. Komunitas Sastra Bicara (Twitter: @Air_sunyi)

Komunitas yang memiliki lebih dari 28 ribu pengikut ini hadir di Twitter pertama kali pada Februari 2014. Berawal dari membagikan postingan-postingan berbau sastra, sekarang semua pengikutnya juga bisa mengirimkan puisi singkat atau quotes yang nantinya akan di-retweet dan dinikmati bersama oleh para pengikut dan penyuka sastra di Twitter.

2. Sastra Pustaka (Twitter: @sastrapustaka)

Sastra Pustaka muncul di platform Twitter yang kini sudah memiliki 15 ribuan pengikut. Berbeda dengan @Air_sunyi yang mempersilakan para pengikutnya untuk ikut pamer karya, di sini Anda hanya bisa menikmati setiap postingan mereka yang dijamin akan memuaskan dahaga Anda akan sebuah karya sastra.

3. TitikKumpul (Instagram: @titikkumpul_)

Instagram menampilkan cara yang lebih menarik: lewat foto. TitikKumpul ini adalah salah satu yang cukup menarik karena sekaligus menjadi wadah untuk Anda yang ingin belajar menulis pada Boy Candra. Berbasis di Padang, Sumatera Barat, Anda yang tinggal di sana juga bisa ikut kopi darat dengan para followers lain di acara-acara sastra yang diadakan oleh komunitas.

4. Komunitas RUSABESI (Instagram: @rusabesi)

Dengan lebih dari 1.000 pengikut, Rusabesi merupakan komunitas sastra yang berbasis di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta. Selain mengumpulkan para pencinta sastra di jagad Instagram, Anda juga bisa ikut serta jadir dalam forum diskusi yang diadakan secara berkala. Komunitas Rusabesi juga memiliki akun Twitter, Youtube dan Soundcloud yang bisa Anda ikuti.

Jadi, kata siapa menemukan komunitas sastra untuk generasi milenial itu sulit?

Baca juga: Potret Perjalanan Pendidikan di YMDAI yang Kian Berkibar

-Dita Safitri-

Image by Bruno Glätsch from Pixabay

3 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here