33.1 C
Jakarta

Kondisi Pasar Saham di Tengah Wabah Coronavirus

Intenselynews.com – Beberapa minggu yang lalu, kondisi pasar saham di berbagai belahan dunia mengalami gejolak cukup tajam. IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan juga mengalami kejatuhan yang membuat banyak investor kocar-kacir. Lalu bagaimana cara agar kondisi seperti ini akan membaik.

Pada hari Jumat lalu tepatnya tanggal 20 Maret 2020, Indeks Harga Saham Gabungan sempat mengalami penguatan sebesar 2,18% menjadi 4.194,944. Ini merupakan berita baik mengingat beberapa hari sebelumnya kita hanya bisa melihat grafik merah terus menerus.

Tidak hanya IHSG, penguatan saham juga dirasakan oleh Bursa Saham Asia yang kembali menghijau. Ini merupakan salah satu penyebab menguatnya IHSG. Di Korea Selatan, Indeks Kospi berhasil naik lebih dari 7% dan Hang Seng Hong Kong mengalami penguatan sebesar kurang lebih 5%. Penyebab membaiknya kondisi pasar saham ini konon karena sudah meredanya wabah Coronavirus Wuhan, Cina, daerah asalnya.

Ingin Tetap Untung? Pilih Saham-saham Berikut Ini

Di tengah kecemasan koreksi dan ketidakpastian kondisi pasar, masih ada beberapa saham yang direkomendasikan para ahli. Saham-saham ini konon masih berpotensi mendatangkan cuan meski situasi sedang tak begitu menyenangkan.

1. Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas

Berdasarkan analisis teknikal, IHSG mengalami penguatan hingga 2,2%. Ini memicu adanya tekanan beli. Menurut MNC Sekuritas, masih ada beberapa saham yang cukup bagus dijadikan pilihan antara lain adalah JPFA, UNTR, BBRI hingga ASII.

2. Rekomendasi Saham dari Panin Sekuritas

Menguatnya IHSG ternyata juga terdampak dari menguatnya Dow Jones dan bursa saham Asia lainnya.  Meski terjadi sedikit kenaikan, Panin Sekuritas memprediksi masih aka nada penurunan seperti Jumat sebelumnya. Saham pilihan yang masih bisa mendatangkan cuan antara lain adalah AALI, BBCA, CPIN dan SIDO.

3. Indosurya Sekuritas

Menurut Indosurya Sekuritas, kenaikan IHSG saat ini merupakan efek dari kondisi market global maupun regional. Kenaikan ini juga dianggap hanya sebuah teknikal rebound. Di sisi lain tekanan masih cukup besar. Lewat momentum koreksi yang wajar, para investor masih bisa membeli beberapa jenis saham seperti ASII, HMSP, BBNI dan KLBF.

Baca juga:

Itulah sekilas kondisi pasar saham Indonesia saat ini. Bagaimana dengan investasi yang Anda miliki, apakah sudah ada yang terdampak?

Image by William Iven from Pixabay

-Dita Safitri-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

ARTIKEL TERBARU

Ponsel Canggih Terbaru yang Menggunakan Artificial Intelligence

Intenselynews.com – Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan sejak lama menjadi teknologi yang di sukai generasi muda. Dengan segala kecanggihannya, AI dapat membantu kita...

Gemini Trust Bermitra dengan Samsung untuk Dompet Blockhain

Intenselynews.com – Gemini Trust Co., perusahaan pertukaran aset kripto yang didirikan oleh Winklevoss bersaudara, bermitra dengan Samsung Electronics untuk mengintegrasikan teknologinya dengan Samsung Blockchain...

Industri Startup E-Commerce Akan Mulai Kembali Pergiat Iklan

Intenselynews.com – Beberapa bulan selama pandemi berlangsung, terjadi pola perubahan belanja yang sangat signifikan di tengah-tengah masyarakat. Selain konsumsi yang berkurang, produk yang dicari...

Dunia Maya dan Hal yang Harus Diwaspadai Ketika Berselancar di Internet

Intenselynews.com – Dunia maya atau internet telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keseharian kita. Melalui internet, pemerintah memberikan kebebasan pada kita untuk mengungkapkan...

Waspada, Begini Cara Pelaku Kriminal Beraksi di Facebook!

Intenselynews.com – Dengan jumlah pengguna aktif mencapai 2,41 miliar di kuarter kedua di tahun 2019, Facebook masih mengantongi predikat sebagai media sosial terbesar dan...
Translate »