25.9 C
Jakarta

Membuat Outline Sederhana untuk Buku Non Fiksi, Cari Tahu Caranya!

Intenselynews.com – Sebelum membuat buku, menyusun outline sebagai struktur buku yang akan ditulis merupakan hal yang penting. Fungsi dari outline itu sendiri adalah agar Anda memiliki pedoman (kerangka tulisan), yang akan memudahkan Anda dalam proses menulis sebuah buku, dan alur dari buku tersebut tidak melenceng dari tema yang Anda tentukan. Bahkan bagi penulis pemula, menulis buku tanpa outline sering kali menyebabkan jangka waktu penulisan yang lebih lama, hingga tidak terselesaikannya buku itu sama sekali. Simak dibawah ini langkah-langkah mudah membuat outline sederhana sebelum Anda menulis buku.

Manfaat Membuat Outline Sederhana Sebelum Menulis Buku

Secara garis besar, manfaat membuat outline sebelum menulis buku akan mengurangi hambatan penulis untuk menghasilkan karya yang baik. Hambatan itu seperti cemas dengan isi buku atau struktur cerita yang tidak beraturan, menunda menulis karena bingung dengan alur buku selanjutnya, kehabisan ide, dll. Alasan lain pentingnya pembuatan outline adalah Anda dapat menggunakan outline yang telah dirangkum sebagai peta jalan untuk membantu Anda mengetahui apa yang harus ditulis di setiap bab sehingga menghasilkan karya tulis yang utuh.

Sudahkah Anda Membaca:

Langkah-langkah Mudah Membuat Outline Buku Non Fiksi!

Langkah 1 : Langkah pertama untuk menciptakan outline buku Anda adalah menentukan tema buku.

Langkah 2 : Memilih judul yang sesuai dengan tema yang telah ditentukan. Dalam menentukan judul, jangan menghabiskan waktu Anda dengan berpikir terlalu lama judul apa yang cocok untuk buku yang hendak Anda tulis, sehingga menghambat waktu mulai Anda buat menulis, sampai Anda tidak pernah menulis sama sekali. Buatlah pohon ide dari berbagai judul buku yang muncul dalam benak Anda, lalu petik judul buku yang menurut Anda paling tepat. Di kemudian hari setelah buku Anda selesai ditulis, Anda dapat menyesuaikan judulnya kembali, atau dapat mendiskusikannya dengan mentor menulis Anda.

Langkah 3 : Menyusun struktur bab-bab buku Anda. Dalam penyusunan struktur bab-bab buku, bertukar pikiran dengan seorang mentor atau seseorang yang lebih senior dan lebih panjang jam terbangnya dari Anda dalam penulisan buku, juga akan menambah wawasan Anda dalam menyusun outline yang tepat sasaran. Dengan mentor tersebut Anda mungkin dapat meminta pendapat, misalnya mengenai, apakah ada bab-bab yang perlu ditambah, dikurangi, atau ditambahkan? Dan apakah urutan dasar bab-bab tersebut telah tersusun dengan rapi dan keterkaitan antara bab satu dengan bab lainnya telah sesuai? Jangan ragu untuk bertanya kendala apa saja yang Anda alami saat menulis buku agar Anda tidak merasa buntu atau stag di tempat!

Langkah 4 : Temukan berbagai sumber dan referensi buku terpercaya terkait topik yang ingin dibahas dalam buku non-fiksi Anda.

Langkah 5 : Bayangkan Anda sebagai pembicara yang memberikan presentasi kepada pembaca, misalnya, pengetahuan apa saja yang menarik minat mereka sehingga perlu membaca buku Anda? Pengetahuan apa saja yang akan mereka dapatkan? Perubahan positif apa yang kelak akan mereka capai setelah membaca buku Anda? Pelajaran hidup apa yang dapat Anda sampaikan melalui buku yang Anda tulis? Pertanyaan apa yang akan muncul dalam benak pembaca?

Langkah 6 : Setelah Anda menentukan apa saja yang akan menjadi bab-bab dalam buku Anda, susunlah daftar isi dan kesimpulan utama sebagai elemen dasar untuk setiap isi bab-bab yang akan ditulis.

Langkah 7 : Dari bab-bab (dan kesimpulan utama) yang Anda susun pada daftar isi, buatlah ringkasan (kerangka tulisan singkat, dua hingga lima baris perbab) tentang apa yang akan Anda tuangkan dalam setiap bab-bab tersebut. Ketika Anda telah memiliki kerangka tulisan untuk setiap bab, Anda akan lebih mudah mengembangkannya menjadi tulisan yang utuh!

Itulah beberapa cara sederhana dalam membuat outline buku non fiksi. Tertarik untuk mulai menulis sekarang? Atau ingin kursus private cara menulis buku fiksi dan non fiksi? Kirimkan email Anda ke: [email protected] atau hubungi via whatsapp ke: 0812 1666 1887. Selamat berkarya!

 Sudahkah Anda Membaca:

Gambar oleh Free-Photos dari Pixabay

-Sintha Rosse-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

ARTIKEL TERBARU

Investasi Deposito, Kenali Pengertian, Jenis, dan Perbedaannya

Intenselynews.com – Di antara sekian banyak pilihan instrument investasi, deposito merupakan produk yang paling populer. Investasi deposito sendiri merupakan bentuk simpanan berjangka yang dibuat...

7 Alasan Kenapa Banyak Orang Memilih Berinvestasi Emas

Intenselynews.com – Menurut Warren Buffet, investor yang baik adalah mereka yang melakukan diversifikasi pada aset-asetnya. Di antara sekian banyak pilihan instrumen investasi, emas masih...

Ingin Membeli Rumah? Ketahui Perbedaan AJB, PJB, dan PPJB

Intenselynews.com – Memiliki rumah sendiri adalah impian semua orang. Selain membangunnya sendiri, membeli rumah adalah opsi yang paling mudah untuk dipilih. Ada banyak sekali...

Rekomendasi Film Inspiratif untuk Anda Menjelang Akhir Pekan

Intenselynews.com – Sepanjang tahun 2020 ini, sudah tak terhitung rasanya lelah yang tertumpuk di pundak. Namun, jangan biarkan semua beban itu membuat Anda jadi...

Pengertian Reksadana Secara Luas, Mengenal Jenis dan Perbedaannya

Intenselynews.com – Di antara sekian banyak jenis instrumen investasi, Anda tentu sudah tidak asing dengan reksadana. Investasi satu ini banyak dipilih karena mudah, dapat...
Translate »