26 C
Jakarta

Meminjam Online & Trading Aset Kripto, Masuki Pasarnya dengan Bijak

Intenselynews.com – Industri financial technology (fintech) telah meningkat tajam selama dekade terakhir. Pergerakannya juga didukung oleh pertumbuhan e-commerce, dan aset kripto yang diperdagangkan di crypto exchange dengan teknologi Blockchainnya yang membuka mata banyak pihak untuk diadopsi. Bahkan di masa krisis COVID-19 (corona virus), meminjam online & trading aset kripto digunakan oleh sejumlah orang untuk bertahan hidup.

Namun apa pun jenis solusi keuangan yang dipilih, meski memberikan peluang keuntungan, juga akan ada risiko yang harus ditanggung. Misalnya beban bunga dalam pinjaman online atau risiko kerugian karena menurunnya harga dalam perdagangan (trading) aset kripto. Oleh karenanya diperlukan kebijaksanaan dalam mengambil keputusan terkait jenis transaksi keuangan apa pun.

Bijak dalam Meminjam Online & Trading Aset Kripto

Dalam ranah fintech, khususnya pasar p2p lending (pinjaman online), masing-masing memiliki penawarannya sendiri kepada publik, dan memiliki kapasitas untuk memberikan sejumlah nilai yang diperlukan peminjam. Sementara di pasar aset kripto, misalnya Bitcoin, menjanjikan keuntungan yang berlipat-lipat jika pengguna melakukan trading dengan modal besar. Namun, penting diingat bahwa semakin besar jumlah pinjaman yang diajukan akan semakin besar nilai pengembalian yang harus dibayar (disertai beban bunga). Atau semakin besar uang yang dipergunakan untuk berinvestasi aset kripto, akan semakin besar pula risiko pengurangan nilai aset ketika harga menurun tajam, mengingat harga aset kripto sangat fluktuaktif.

Sehubungan dengan hal itu, berikut ini disajikan cara cerdas dan bijak dalam melakukan pinjaman uang secara online dan trading aset kripto agar Anda tidak pusing dengan masalah keuangan yang ditimbulkan selanjutnya atau menghindari kerugian besar yang tidak diinginkan.

Sudahkah Anda Membaca:

1. Pinjam Sesuai Kebutuhan

Sementara Anda menginginkan untuk punya banyak uang, terdapat kebutuhan yang benar-benar penting yang mungkin harus segera diselesaikan dengan uang, misalnya membayar biaya rumah sakit, membeli makanan, dan sebagainya. Oleh karena itu, di luar dari keinginan Anda untuk memenuhi gaya hidup, ketika Anda memutuskan ingin meminjam uang dari layanan pinjaman online, sebaiknya hanya meminjam sesuai kebutuhan yang benar-benar Anda perlukan dan kapasitas Anda untuk membayarnya di kemudian hari melalui pendapatan bulanan setelah dikurangi biaya-biaya lainnya. Dengan demikian, Anda dapat menghindari diri dari masalah baru, seperti keterlambatan pembayaran hingga dikejar-kejar oleh pihak penagih hutang.

2. Trading Aset Kripto dengan Bijaksana

Sebagai jenis investasi baru yang banyak digandrungi publik, perdagangan aset kripto memang menjanjikan keuntungan cepat dalam portofolio investasi Anda. Namun sebaiknya Anda bijak dalam melakukannya dengan tidak mengalokasikan terlalu banyak apalagi seluruh harta Anda ke dalam aset kripto. Atau tidak menggunakan uang kebutuhan hidup  Anda sehari-hari. Sehingga jika tiba-tiba harga aset kripto menurun, Anda tidak perlu buru-buru menjual karena membutuhkan uang tunai, dan terhindar dari cut loss (jual rugi). Beberapa cara berinvestasi aset kripto telah banyak dikenalkan. Cara itu misalnya dengan menyisihkan dari uang jajan Anda (sebagai contoh, dari alokasi dana yang biasanya digunakan untuk membeli sepatu, pakaian, dan sebagainya). Cara lainnya yang sedang trend saat ini adalah dengan cara Dollar Cost Averaging (DCA).

Sudahkah Anda MemBaca:

Mengenal DCA

Dollar Cost Averaging atau biasa disingkat dengan DCA adalah cara memberi aset kripto secara berkala dalam waktu yang tetap/teratur dengan nilai (jumlah uang) yang sama tanpa melihat harga dari aset kripto itu. Misalnya, Anda menyisihkan dari gaji Anda Rp100.000 perbulan untuk membeli Bitcoin. Keuntungan dari sistem DCA adalah Anda tidak perlu memikirkan fluktuasi harga. Karena jika Anda membeli saat harga turun, jumlah Bitcoin yang Anda dapatkan akan lebih banyak. Dan akan diterima lebih sedikit apabila Anda membeli Bitcoin saat harga naik. Namun jumlah uang yang Anda keluarkan tetap sama.

-Sintha Rosse-

Image by mohamed Hassan from Pixabay

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

ARTIKEL TERBARU

Andrew Ballingal: Emas Aset Terbaik saat Kondisi Dunia “Berbahaya”

Intenselynews.com – Andrew Ballingal, penasehat investasi berkata "Emas adalah Aset Terbaik dalam Kondisi Dunia yang ‘Berbahaya’". Harga emas telah mencapai tonggak penting, menguji resistensi...

Inggris Rilis Pedoman Baru AI Guna Atasi Masalah Big Data Lebih Cepat

Intenselynews.com – Artificial Intelligence telah lama dipercaya sebagai alat penting yang dapat digunakan sebagai solusi teknologi untuk menangani beberapa masalah besar yang dihadapi dunia....

India Adakan Festival Fintech Global Secara Virtual Selama Dua Hari

Intenselynews.com – Asosiasi Internet dan Ponsel India (Internet and Mobile Association of India/IAMAI), dan organisasi sejenisnya, Dewan Pembayaran India, (Payments Council of India/PCI) dan...

Kisah Baru Mak Iwa Ini Menggugah Senyum Anda Sejenak!

Intenselynews.com – Wah, tidak terasa bulan Juni telah berlalu. Selamat datang Juli! Di awal bulan ini sudah punya rencana apa saja? Apapun rencananya, semoga...

Platform Digital Berbasis Blockchain Dirilis VeChain di Rumah Sakit Cyprus

Intenselynews.com – Wabah COVID-19 masih menjadi musibah yang mengguncang dunia hingga saat ini. Sehubungan dengan hal itu, berbagai upaya dilakukan banyak pihak untuk menekan...
Translate »