24.7 C
Jakarta

Memperingati Hari Guru Nasional di Era Milenial 2019

Intenselynews.com – Era digital memang telah mengubah banyak hal di sekitar kita. Termasuk cara masyarakat Indonesia merayakan hari-hari penting. Tidak terkecuali hari ini, tanggal 25 November yang setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Guru Nasional.

Ucapan terima kasih netizen kepada guru-guru yang sudah berjasa mendidik juga membanjiri media sosial. Di Twitter, #HariGuruNasinal dan #SelamatHariGuru terpantau menjadi topik yang paling banyak dibicarakan di lini masa.

Tantangan Baru Para Guru

Era milenial memang menjadi tantangan baru bagi para guru di tanah air. Bukan hanya karena perubahan karakteristik peserta didik. Kehadiran teknologi baru yang bermanfaat untuk dunia pendidikan pun bermunculan, membuat para guru harus berlomba-lomba untuk bisa mengejar ketertinggalan.

Pemerintah pun terus mencoba melakukan perbaikan di berbagai sektor. Salah satunya adalah dengan melantik menteri pendidikan yang juga berasal dari kalangan milenial, Nadiem Makarim. Kehadiran mantan bos Gojek itu di dalam kabinet dianggap akan menjadi angin segar bagi dunia pendidikan di tanah air.

Pidato Viral Menteri Pendidikan Indonesia di Hari Guru Nasional

Seperti perayaan-perayaan Hari Guru sebelumnya, tahun ini menteri pendidikan pun memberikan pidato sambutan. Pidato singkat dua halaman yang disampaikan oleh Nadiem Makarim sontak mendapatkan perhatian publik. Bukan hanya karena jumlah halamannya yang lebih sedikit dibanding pidato Hari Guru di tahun-tahun sebelumnya, melainkan karena isinya yang singkat, padat dan jelas itu memang benar-benar menggambarkan kerisauan banyak orang saat ini.

Dalam pidatonya itu, Nadiem menyoroti bagaimana selama ini pendidikan di tanah air selalu mengukur kemampuan belajar siswa dari ujian dengan mengejar angka. Kewajiban untuk memperoleh nilai tinggi inilah yang banyak menghalangi murid untuk lebih kreatif dalam pembelajaran. Mereka jadi hanya fokus untuk jadi nomor satu, namun melupakan bahwa di luar kelas, ada banyak hal yang juga bisa dijadikan sumber belajar.

Nadiem mengajak para tenaga guru untuk berdiskusi alih-alih sekadar mendengar. Inovasi dan perhatian terhadap setiap aspek prestasi siswa juga diharapkan akan menjadi lebih baik di tahun-tahun yang akan datang. Nadiem berharap bahwa di masa jabatannya, dia dapat memperjuangkan kemerdekaan belajar di Indonesia.

Baca juga:

Era milenial ini memang menjadi tantangan tersendiri. Namun di saat yang sama juga membuka kesempatan yang besar bagi dunia pendidikan kita untuk terus berkembang. Untuk mewujudkan kemerdekaan pendidikan seperti yang diharapkan, bukan hanya guru, tapi seluruh lapisan masyarakat harus bekerja sama untuk meraihnya. Selamat Hari Guru Nasional bagi para insan pendidikan Indonesia!

Image by Jason Goh from Pixabay

-Dita Safitri-

- Advertisement -

ARTIKEL TERBARU

Trustonic, Meningkatkan Pengalaman Keamanan Mobile Banking

Intenselynews.com - Cambridge, England - (Business Wire) - Trustonic, pemimpin cybersecurity mobile, mengumumkan keberhasilan implementasinya atas Trustonic Application Protection (TAP ™) yang digunakan oleh...

Geliat E-Commerce Dunia Selama Pandemi Covid-19

Intenselynews.com – Pandemi COVID-19 memiliki dampak signifikan pada setiap aspek kehidupan, termasuk bagaimana orang berbelanja untuk kebutuhan-kebutuhan penting mereka dan kebutuhan lain yang dianggap...

Arrow&Square Offers COVID 19 Advice for iGaming B2B Comms  

Intenselynews.com - Arrow&Square, a B2B comms and content consultancy with a footprint in Malta and London, is offering free advice for iGaming companies whose...

Sektor-sektor yang Paling Besar Terdampak Wabah Covid-19

Intenselynews.com – Wabah Covid-19 yang masih belum juga mereda hingga detik ini tidak hanya mengganggu kesehatan umat manusia saja. Ekonomi pun ikut bergejolak karenanya....

SiGMA Group / AIBC Manila Announced Postponed Until May 2021

Intenselynews.com - SiGMA Group has announced that, due to the COVID-19 global crisis, both the SiGMA Manila and AIBC Manila expos, planned for June...
Translate »