More
    Beranda Investasi Bisnis Saham Cocok Jadi Investasi Jangka Panjang? Apa Alasannya?

    Saham Cocok Jadi Investasi Jangka Panjang? Apa Alasannya?

    Intenselynews.com – Bagi para investor, saham mungkin bukan sesuatu yang asing. Saham sendiri merupakan surat berharga yang dikeluarkan oleh sebuah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang kemudian dijual kepada para investor. Lalu apakah saham cocok jadi investasi jangka panjang?

    Mengapa Saham Cocok Jadi Investasi Jangka Panjang?

    Ketika seorang investor membeli saham, artinya mereka telah memiliki hak kepemilikan juga atas bisnis tersebut. Selain mendapatkan dividen pada akhir periode pembukuan, pemilik saham juga memiliki hak suara dalam rapat pemegang saham. Saham merupakan produk investasi yang menjanjikan, baik untuk jangka panjang maupun jangka pendek.

    Baca Juga :

    Meski banyak yang memanfaatkan saham sebagai investasi jangka pendek, faktanya saham juga sangat menjanjikan sebagai investasi jangka panjang. Apa alasannya?

    1. Mampu Memberikan Penghasilan Pasif yang Menguntungkan

    Ketika Anda memiliki saham di sebuah perusahaan dan perusahaan tersebut mendapatkan keuntungan, Anda juga akan mendapatkan dividen (pembagian keuntungan). Dividen ini biasanya dibagikan setiap akhir tahun dan nilainya tergantung dari berapa lot saham yang Anda miliki.

    Semakin banyak lot saham Anda, semakin besar pula nilai dividen yang akan Anda terima. Jika kinerja saham terus meningkat, ini akan menjadi sumber passive income jangka panjang yang cukup menjanjikan.

    2. Menjanjikan Keuntungan Jangka Panjang yang Menggoda

    Perusahaan-perusahaan yang memiliki kinerja bagus di pasar modal umumnya akan mengalami kenaikan nilai sepanjang tahun. Fakta menunjukkan bahwa saham yang dipertahankan setidaknya 3 sampai 5 tahun ternyata menghasilkan kenaikan harga dan dividen yang luar biasa menggoda.

    3. Bisa Dijual Kapan Saja

    Sama halnya dengan investasi lain seperti emas, saham juga bisa dijual kapan saja. Ketika Anda ingin mengalihkan dana investasi ke instrumen lain atau sedang butuh dana dadakan, saham yang Anda miliki bisa dijual. Nilainya tentu saja tergantung pada nilai pasar hari itu.

    Baca juga:

    Berinvestasi saham memang bukan hal yang mudah. Anda harus pintar-pintar memilih emiten mana yang akan dibeli. Salah beli, Anda bukannya untung tapi malah bisa buntung. Sebagai permulaan, belilah saham-saham blue chip atau saham-saham dari emiten yang terbukti memiliki kinerja jangka panjang yang menjanjikan. Jangan lupa lakukan evaluasi secara berkala untuk melihat bagaimana kinerja investasi saham yang Anda buat.

    -Dita Safitri-

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Boleh Dibaca

    Translate »