Pengertian Istilah-Istilah Pentingdalam Pasar Saham picture
Top Advertisement

Intenselynews.com – Di era serba digital sekarang ini, berinvestasi saham memberikan banyak kemudahan. Kemudahan itu salah satunya adalah kita bisa mulai berinvestasi secara online di platform yang menyediakan layanan jual-beli saham. Namun, sebelum mulai berinvestasi saham, tidak ada salahnya memahami pengertian istilah-istilah penting dalam pasar saham berikut ini:

Pengertian Istilah-Istilah Penting dalam Pasar Saham dari A sampai Z:

Pengertian Istilah-Istilah Penting dalam Pasar Saham A:

Afiliasi adalah hubungan antara berbagai pihak yang ada di dalam suatu pasar modal. Beberapa contoh afiliasi dalam pasar modal, diantaranya: Hubungan antara para pemegang saham utama dengan perusahaan; Hubungan antara perusahaan dengan semua pihak yang mengendalikan perusahaan tersebut, baik secara langsung maupun tidak langsung; Dua perusahaan yang dikendalikan oleh pihak yang sama, baik secara langsung maupun tidak langsung; Dua perusahaan yang di dalamnya terdapat dewan komisaris atau anggota direksi yang sama (satu atau lebih); Hubungan antara komisaris direktur, pegawai, dan pihak-pihak lainnya yang memiliki hubungan keluarga karena perkawinan, keturunan, baik secara horizontal maupun vertikal.

Agen Penjual adalah perusahaan efek yang ditunjuk sebagai agen untuk menjual saham baru kepada masyarakat.

Agio Saham adalah selisih lebih setoran pemegang saham di atas nilai nominalnya dalam hal saham dikeluarkan dengan nilai nominal.

Aktiva Berwujud Bersih (Net Tangible Assets) adalah total aktiva dikurangi dengan aktiva tidak berwujud, aktiva pajak tangguhan, dan total kewajiban termasuk hak kepemilikan minoritas.

Aktiva Pajak Tangguhan adalah jumlah Pajak Penghasilan (PPh) terpulihkan pada periode masa depan. Itu terjadi sebagai akibat adanya: perbedaan temporer yang boleh dikurangkan; dan sisa kompensasi kerugian.

Aktiva Tidak Berwujud (Intangible Asset) adalah aset nonmoneter teridentifikasi tanpa wujud fisik. Aset ini digunakan dalam menghasilkan barang dan jasa, disewakan kepada pihak lainnya, atau untuk tujuan administratif. Jenis utama aset tidak berwujud ini adalah hak cipta, hak eksplorasi dan eksploatasi, paten, merek dagang, rahasia dagang, dan goodwill.

American Depository Receipt (ADR) adalah tanda terima untuk saham dari suatu perusahaan luar negeri yang tercatat dalam suatu bursa di Amerika Serikat.

Analisa Fundamental adalah sebuah pendekatan analisis yang bertujuan mengetahui kondisi pasar yang berkaitan dengan situasi di lingkungan sekitar. Seperti menganalisis penurunan harga karena adanya bencana alam, dsb.

Analisa Teknikal adalah sebuah pendekatan analisis saham dengan cara mempelajari aktivitas pasar menggunakan data-data historis harga atau grafik harga saham yang telah terjadi di masa lalu, yang bertujuan untuk memprediksi arah pergerakan harga saham.

Anggota Bursa Efek adalah perusahaan efek yang telah memiliki izin usaha sebagai Perantara Pedagang Efek dari Badan Pengawas Pasar Modal-Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK), dan mempunyai hak untuk mempergunakan sistem dan atau sarana Bursa Efek sesuai dengan peraturan Bursa Efek.

Annual Report adalah laporan tahunan keuangan perusahaan yang berisi neraca, laporan rugi-laba, laporan audit dan gambaran kegiatan operasional perusahaan.

Anomali (pada market) adalah Pergerakan market lokal yang berlawanan dengan market regional/internasional.

Auto Rejection adalah penolakan secara otomatis oleh JATS (Jakarta Automated Trading System) terhadap penawaran jual dan atau permintaan beli Efek yang dimasukkan ke JATS akibat dilampauinya batasan harga (maksimum dan minimum) dari suatu kenaikan dan penurunan harga saham.

Pengertian Istilah-Istilah Penting dalam Pasar Saham B:

BAE (Biro Administrasi Efek) adalah Badan Hukum Indonesia (PT) yang melakukan usaha dalam bidang pengelolaan administrasi Efek, seperti pencatatan kepemilikan efek, pembagian hak yang berkaitan dengan Efek, dan sebagainya.

Balance Sheet adalah laporan keuangan yang berisi aset, kewajiban, dan modal pemegang saham dalam suatu periode.

Batasan Pada Jaminan Nasabah adalah nilai maksimum dari efek dan saldo kredit yang dapat ditahan oleh Perusahaan Efek sebagai jaminan penyelesaian pesanan terbuka dan kewajiban nasabah lainnya yang tidak termasuk kewajiban dalam Rekening Efek Marjin.

Bearish adalah pergerakan harga saham dalam jangka waktu tertentu yang cenderung menurun (downtrend).

Bid / Ask adalah antrian beli dan jual saham dalam satuan lot di tiap harga.

Bid Price adalah harga penawaran yang diajukan oleh calon pembeli saham.

Blue Chip adalah istilah yang ditujukan untuk saham unggulan dari perusahaan besar yang memiliki reputasi dan kredibilitas bank, dan telah diakui secara nasional serta telah mapan dalam sisi finansial.

Broker (pialang) adalah perusahaan/individu yang bertindak sebagai perantara jual-beli saham.  

Book-Entry Settlement adalah pemenuhan hak dan kewajiban akibat adanya transaksi bursa. Dilaksanakan dengan mengurangkan Efek dari rekening Efek yang satu dan menambahkan Efek tersebut pada rekening kustodian.

Buku Pembantu Efek adalah catatan mengenai Efek yang disimpan pada Perusahaan Efek atau dimiliki oleh Perusahaan Efek. Ini dibuat dalam bentuk pembukuan ganda yang menunjukkan Posisi Long, Short, dan lokasi Efek tersebut.

Bursa Efek adalah pasar atau pihak yang menyelenggarakan/berhubungan/menyediakan sistem/sarana pembelian dan penjualan Efek perusahaan yang sudah terdaftar di bursa itu.

Bursa Efek Indonesia adalah pihak/perseroan yang berkedudukan di Jakarta, dan telah memperoleh izin usaha dari Bapepam sebagai pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem juga sarana untuk mempertemukan penawaran jual dan beli Efek kepada pihak-pihak lain dengan tujuan memperdagangkan Efek di antara mereka.

Bullish adalah pergerakan harga saham dalam jangka waktu tertentu yang cenderung meningkat (uptrend).

Buyback adalah aksi dari emiten/perusahaan penerbit untuk melakukan pembelian kembali saham-saham yang telah beredar di publik (pasar saham).

Pengertian Istilah-Istilah Penting dalam Pasar Saham C:

Calon Perusahaan Tercatat adalah perusahaan (PT) yang telah mengajukan surat permohonan pencatatan Efeknya di Bursa.

Capital Gain adalah keuntungan/laba karena selisih harga antara harga beli dan jual Efek.

Comfort Letter adalah surat yang dibuat oleh Akuntan yang menyatakan ada atau tidaknya fakta material yang terjadi setelah tanggal laporan keuangan terakhir sampai dengan menjelang tanggal efektifnya Pernyataan Pendaftaran yang dapat mengakibatkan perubahan signifikan atau membahayakan posisi keuangan atau hasil usaha sebagaimana disajikan dalam laporan keuangan yang dilampirkan sebagai bagian dokumen Pernyataan Pendaftaran dan dimuat dalam Prospektus.

Company Listing adalah perusahaan mencatatkan semua modal saham yang telah disetor di Bursa (BEI).

Cut Loss adalah kerugian karena selisih harga antara harga beli dan jual Efek, di mana saham yang dibeli mengalami penurunan harga.

Pengertian Istilah-Istilah Penting dalam Pasar Saham D:

Daftar Hasil Kliring Netting (DHK Netting) adalah Dokumen elektronik hasil Kliring secara Netting yang dilakukan oleh KPEI. Ini berisikan hak dan kewajiban setiap Anggota Bursa Efek yang timbul dari Transaksi Bursa yang terjadi di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.

Daftar Hasil Kliring Per-Transaksi (DHK Per-Transaksi) adalah Data tertulis sebagai hasil proses kliring secara per-transaksi yang dilakukan oleh KPEI yang memuat hak dan kewajiban setiap Anggota Bursa Efek yang timbul dari Transaksi Bursa yang terjadi di pasar Negosiasi pada setiap Hari Bursa berupa kewajiban penyerahan Efek dan atau uang kepada Anggota Bursa Efek lawan transaksinya dan penerimaan Efek dan atau uang dari Anggota Bursa Efek lawan transaksinya serta memuat nama Anggota Bursa Efek lawan transaksinya, Kustodian tempat penyelesaian Transaksi Bursa dan jadwal penyelesaian yang dilakukan oleh KPEI jika terjadi kegagalan penyelesaian transaksi.

Daftar Hasil Per-transaksi (DHP) adalah Dokumen elektronik yang tersedia di KPEI yang berisikan hak dan kewajiban setiap Anggota Bursa Efek berdasarkan Daftar Transaksi Bursa yang terjadi di Pasar Negosiasi.

Daftar Informasi Perdagangan Efek Harian (DIPH) adalah Dokumen elektronik mengenai Transaksi Bursa harian yang berisikan keterangan mengenai kode dan nama Efek yang tercatat, kurs Efek, volume, nilai dan frekwensi transaksi, permintaan beli dan penawaran jual terakhir, dan indeks harga Saham individu serta hal-hal lain yang dianggap perlu yang berkaitan dengan Transaksi Bursa.

Daftar Kurs Efek (DKE) adalah Daftar harian yang diterbitkan Bursa Efek yang memuat keterangan tentang Efek yang tercatat, Kurs Efek, volume, nilai dan frekuensi transaksi, tawaran beli jual, indeks harga saham dan lain-lain yang berkaitan dengan Transaksi Bursa.

Daftar Transaksi Bursa (DTB) adalah Dokumen elektronik yang berisikan seluruh Transaksi Bursa yang dilakukan oleh setiap Anggota Bursa Efek pada setiap Hari Bursa yang disediakan oleh Bursa untuk Anggota Bursa Efek dan KPEI pada setiap akhir sesi perdagangan.

Debt to Equity Ratio (rasio utang atas modal) adalah rasio ini sering disebut dengan istilah Rasio Leverage, menggambarkan struktur modal yang dimiliki oleh perusahaan, dengan demikian dapat dilihat struktur risiko tidak tertagihnya hutang. Semakin kecil angka rasio ini semakin baik, yang dapat dihitung dengan rumus: Total Utang / Total Ekuitas.

Default (kelalaian) adalah Kegagalan penerbit obligasi untuk membayar kewajiban berupa kupon atau pokok obligasi kepada para pemegang obligasi.

Dengar Pendapat (Hearing) adalah suatu bentuk permintaan penjelasan secara formal kepada Perusahaan Tercatat mengenai masalah yang berkaitan dengan keterbukaan informasi yang dilakukan melalui pertemuan langsung antara Perusahaan Tercatat dengan Bursa.

Dilusi  adalah Penurunan prosentase kepemilikan saham.

Direktur Independen adalah profesional yang menjadi Direktur Perusahaan Tercatat yang memenuhi persyaratan sebagai berikut: Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan pemegang saham utama Perusahaan Tercatat yang bersangkutan; Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan direktur lainnya dan/atau komisaris Perusahaan Tercatat yang bersangkutan; Tidak bekerja rangkap sebagai komisaris di perusahaan lainnya yang terafiliasi dengan Perusahaan Tercatat yang bersangkutan; Tidak bekerja rangkap sebagai direktur di perusahaan lainnya; Memahami peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

Diversikasi adalah cara berinvestasi untuk meminimalisasi kerugian dengan menempatkan dana pada berbagai instrumen investasi.

Dividen adalah laba yang ditetapkan oleh direksi (dan disahkan oleh rapat pemegang saham) untuk dibagikan ke pemegang saham.

Dividend Payout Ratio (rasio pembayaran dividen) adalah prosentase tertentu dari laba perusahaan yang dibayarkan sebagai dividen kas kepada pemegang saham.

Dividend Yield  adalah Jumlah dividen tahunan dari suatu perusahaan yang dinyatakan dalam persentase dari harga pasar terakhir dari saham perusahaan tersebut.

Pengertian Istilah-Istilah Penting dalam Pasar Saham E:

Earning per Share/EPS (laba per saham) adalah bagian proporsional dan laba perusahaan yang dapat diklaim oleh setiap lembar saham biasa yang sedang beredar, yang dihitung dengan membagi laba setelah pajak sesudah pembayaran dividen saham preferen dengan rata-rata saham biasa yang sedang beredar selama periode tersebut.

Efek adalah surat berharga, yaitu surat pengakuan utang, surat berharga komersial, saham, obligasi, tanda bukti utang, Unit Penyertaan kontrak investasi kolektif, kontrak berjangka atas Efek, dan setiap derivatif dari Efek.

Efek Bebas adalah Efek yang tercatat sebagai Posisi Long dalam Buku Pembantu Efek nasabah pada Perusahaan Efek yang merupakan kelebihan atas Batasan Pada Jaminan Nasabah dan dapat ditarik oleh nasabah dari rekening Efek setiap saat.

Efek Beragun Aset adalah Unit Penyertaan Kontrak Investasi Kolektif yang portofolionya terdiri dari aset keuangan berupa tagihan yang timbul dari surat berharga komersial, sewa guna usaha, perjanjian jual beli bersyarat, perjanjian pinjaman cicilan, tagihan kartu kredit, pemberian kredit termasuk kredit pemilikan rumah atau apartemen, Efek bersifat hutang yang dijamin oleh pemerintah, Sarana Peningkatan Kredit (Credit Enhancement)/Arus Kas (Cash Flow), serta aset keuangan setara dan aset keuangan lain yang berkaitan dengan aset keuangan tersebut. Dengan demikian Efek Beragun Aset bukan merupakan Reksa Dana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 angka 27 Undang-undang Nomor 8 Tahun 1997 tentang Pasar Modal.

Efek Beragun Aset Arus Kas Tetap adalah Efek Beragun Aset yang memberikan hak kepada pemegangnya menerima pembayaran dengan jadual tertentu, walaupun jadual pembayaran tersebut dapat berubah karena keadaan tertentu.

Efek Beragun Aset Arus Kas Tidak Tetap adalah Efek Beragun Aset yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk menerima pembayaran secara bersyarat dan dalam jumlah yang tidak tetap.

Efek Bersifat Ekuitas adalah Saham atau Efek yang dapat ditukar dengan saham atau Efek yang mengandung hak untuk memperoleh saham.

Efek Jaminan adalah Efek yang ada dalam rekening Efek nasabah pada Perusahaan Efek pada Posisi Long yang bukan merupakan Efek Bebas.

Efek Utama adalah Efek yang dititipkan pada Bank Kustodian yang menjadi dasar diterbitkannya Sertifikat Penitipan Efek Indonesia.

Emiten adalah pihak atau perusahaan yang menawarkan efeknya kepada masyarakat investor melalui penawaran umum.

Employee Stock Option Program (ESOP) adalah program kepemilikan saham oleh Karyawan yang dilakukan melalui Penawaran Saham atau Penawaran Opsi Saham dalam rangka kompensasi kepada Karyawan.

Equity (ekuitas) adalah Klaim kepemilikan yang tercatat dari pemegang saham biasa dan preferen pada suatu perusahaan sebagaimana tercermin dalam neraca; juga dihasilkan dari total aktiva yang lebih rendah dari semua kewajiban.

Expected Return adalah return/pengembalian yang diharapkan investor atas investasi.

Pengertian Istilah-Istilah Penting dalam Pasar Saham F:

Firm Manager adalah WPPE yang disamping bertugas sebagai pelaksana perdagangan, juga ditunjuk oleh Anggota Bursa untuk mengkoordinasikan para WPPE lainnya dari Anggota Bursa yang bersangkutan dalam melaksanakan perdagangan di Bursa Efek Indonesia sesuai dengan Peraturan ini.

Fixed Cash Flow Asset Backed Securities adalah Efek Beragun Aset yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk menerima pembayaran secara bersyarat dan dalam jumlah yang tidak tetap.

Force Majeure adalah peristiwa dan atau keadaan yang terjadi di luar kehendak dan atau kemampuan Bursa. Di mana mengakibatkan sistem perdagangan Efek di Bursa tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Peristiwa dan atau keadaan mana termasuk tetapi tidak terbatas pada perang baik yang dinyatakan secara resmi maupun tidak resmi, pemberontakan, kebakaran, banjir, gempa bumi, huru-hara, sabotase, pemogokan, larangan atau pembatasan yang dikeluarkan oleh Pemerintah, dan peristiwa atau keadaan lainnya yang sejenis.

Fraksi Harga adalah satuan perubahan harga saham dalam aktivitas tawar menawar di Pasar Reguler. Fraksi Harga merupakan salah satu persyaratan yang diatur sebagai syarat-syarat Perdagangan di pasar reguler.

Pengertian Istilah-Istilah Penting dalam Pasar Saham G:

Go Public (penawaran umum saham) adalah penawaran umum (saham atau obligasi) yang dilakukan perusahaan kepada publik.

Growth Stock adalah saham suatu perseroan yang sudah memperlihatkan perolehan penghasilan yang lebih cepat dari rata-rata selama beberapa tahun terakhir dan diharapkan akan mempertunjukkan tingkat pertumbuhan laba yang tinggi.

Pengertian Istilah-Istilah dalam Pasar Saham H:

Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) adalah Hak yang melekat pada saham yang memungkinkan para pemegang saham yang ada untuk membeli Efek baru, termasuk saham, Efek yang dapat dikonversikan menjadi saham dan waran, sebelum ditawarkan kepada Pihak lain. Hak tersebut harus dapat dialihkan.

Halting adalah penghentian sementara perdagangan atas suatu saham di Bursa Efek, karena terjadi kenaikan/penurunan harga yang signifikan tanpa didukung adanya informasi yang relevan.

Harga adalah sejumlah nilai dalam mata uang rupiah yang terbentuk berdasarkan penjumpaan penawaran jual dan permintaan beli Efek yang dilakukan oleh Anggota Bursa Efek di Bursa.

Harga Dasar adalah harga suatu saham yang dijadikan dasar untuk menghitung indeks. Harga dasar akan disesuaikan apabila terjadi penambahan jumlah saham yang beredar.

Harga Pembukaan adalah harga yang terbentuk pada saat periode Pra-pembukaan.

Harga Penutupan (closing price) adalah harga yang terbentuk berdasarkan penjumpaan penawaran jual dan permintaan beli Efek yang dilakukan oleh Anggota Bursa Efek yang tercatat pada akhir jam perdagangan di Pasar Reguler.

Harga Previous adalah harga Penutupan pada Hari Bursa sebelumnya yang menjadi patokan pada Pra-pembukaan, atau pada pembukaan perdagangan.

Harga Teoritis adalah sejumlah nilai yang dihitung berdasarkan rasio pembagian dividen saham, saham bonus, penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu, Waran, Stock Split, Reverse Stock, penggabungan usaha atau peleburan usaha Perusahaan Tercatat, dan Corporate Action lainnya yang ditetapkan oleh Perusahaan Tercatat.

Hari Bursa adalah hari diselenggarakannya perdagangan Efek di Bursa yaitu hari Senin sampai dengan hari Jum’at, kecuali hari tersebut merupakan hari libur nasional atau dinyatakan sebagai hari libur Bursa oleh Bursa.

Pengertian Istilah-Istilah dalam Pasar Saham I:

Ijin Perseorangan (Individual License) adalah ijin yang diberikan kepada perorangan untuk menjalankan kegiatan usaha. Misalnya sebagai wakil penjamin emisi efek, wakil perantara-pedagang efek atau Penasehat Investasi.

Indeks Harga Saham adalah indikator pergerakan harga saham yang menggambarkan trend pergerakan pasar saham.

Informasi atau Fakta Material adalah informasi atau fakta penting dan relevan mengenai peristiwa, kejadian, atau fakta yang dapat mempengaruhi harga Efek pada Bursa Efek dan atau keputusan pemodal, calon pemodal, atau Pihak lain yang berkepentingan atas informasi atau fakta tersebut.

Pengertian Istilah-Istilah dalam Pasar Saham J:

Jakarta Automated Trading System (JATS) adalah sistem perdagangan Efek yang berlaku di Bursa untuk perdagangan yang dilakukan secara otomasi dengan menggunakan sarana komputer.

Jakarta Option Trading System (JOTS) adalah JATS yang difungsikan khusus untuk perdagangan Opsi Saham.

Jakarta Stock Exchange Open Network Environment Client (JONEC) adalah sarana di Anggota Bursa Efek yang terdiri dari perangkat lunak dan perangkat keras yang digunakan oleh Anggota Bursa Efek untuk mengakses JATS melalui Jaringan dan Terminal Remote Trading sesuai dengan Panduan Remote Trading.

Jakarta Stock Exchange Open Network Environment Server (JONES) adalah sarana di Bursa yang terdiri dari perangkat lunak dan perangkat keras yang digunakan oleh Bursa untuk meneruskan pesanan jual dan atau permintaan beli dari Anggota Bursa Efek ke JATS sesuai dengan Panduan Remote Trading.

JOTS Trader adalah pegawai Anggota Bursa Efek yang telah lulus pelatihan perdagangan Opsi Saham yang diselenggarakan Bursa dan didaftarkan di Bursa untuk mewakili Anggota Bursa Efek dalam melaksanakan perdagangan Efek di Bursa melalui JOTS sesuai dengan Peraturan Bursa.

Pengertian Istilah-Istilah dalam Pasar Saham K:

Kepemilikan Manfaat (Beneficial Ownership) Atas Efek adalah hak pemegang rekening Efek atas manfaat tertentu berkaitan dengan Efek yang dicatat dalam Penitipan Kolektif dalam rekening Efek pada Perusahaan Efek, Bank Kustodian atau Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian, yang timbul dari kontrak rekening Efek antara pemegang rekening dan Kustodian tersebut, Undang-undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal dan peraturan pelaksanaannya termasuk peraturan ini.

Kepemilikan Terdaftar (Registered Ownership) Atas Efek adalah hak pemegang Efek terhadap Emiten Efek tersebut berkaitan dengan Efek yang terdaftar dalam buku Emiten atas nama pemegang Efek.

Kliring adalah proses penentuan hak dan kewajiban yang timbul dari Transaksi Bursa.

Komisaris Independen adalah Anggota komisaris Perusahaan Tercatat yang memenuhi persyaratan sebagai berikut:

Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan pemegang saham utama Perusahaan Tercatat yang bersangkutan; Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan direktur lainnya dan/atau komisaris Perusahaan Tercatat yang bersangkutan; Tidak bekerja rangkap sebagai direktur di perusahaan lainnya yang terafiliasi dengan Perusahaan Tercatat yang bersangkutan; Memahami peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Diusulkan oleh pemegang saham dan dipilih oleh pemegang saham yang bukan merupakan Pemegang Saham Pengendali dalam Rapat Umum Pemegang Saham.

Kontrak Opsi Saham (KOS) adalah satuan perdagangan Opsi Saham yang ditetapkan dalam satu satuan kontrak.

Kreditur Awal (Originator) adalah pihak yang telah mengalihkan aset keuangannya kepada para pemegang Efek Beragun Aset secara kolektif. Di mana aset keuangan tersebut diperoleh Pihak yang bersangkutan karena pemberian pinjaman, penjualan, dan pemberian jasa lain yang berkaitan dengan usahanya.

Kurs Saham adalah nilai harga saham tertentu pada saat tertentu.

Kustodian adalah pihak yang memberikan jasa penitipan Efek dan harta lain yang berkaitan dengan Efek serta jasa lain. Termasuk menerima dividen, bunga, dan hak-hak lain, menyelesaikan transaksi Efek, dan mewakili pemegang rekening yang menjadi nasabahnya.

Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) adalah perseroan yang berkedudukan di Jakarta yang telah memperoleh izin usaha dari Bapepam sebagai pihak yang menyelenggarakan kegiatan Kustodian sentral bagi Bank Kustodian, Perusahaan Efek dan Pihak lain, dan perseroan tersebut berdasarkan perjanjian dengan Bursa memberikan jasa Kustodian sentral dan penyelesaian atas Transaksi Bursa.

Pengertian Istilah-Istilah dalam Pasar Saham L:

Lembaga Kliring dan Penjaminan (LKP) adalah lembaga yang menyelenggarakan jasa kliring dan penjaminan penyelesaian transaksi bursa. Lembaga ini didirikan dengan tujuan agar transaksi bursa dapat terlaksana secara teratur, wajar, dan efisien. Saat ini lembaga ini diselenggarakan oleh PT Kliring dan Penjaminan Efek Indonesia atau disingkat KPEI.

Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian (LPP) adalah lembaga yang menyelenggarakan jasa penyimpanan dan penyelesaian dengan tujuan agar transaksi bursa berjalan teratur, wajar, dan efisien.

Limit Order (amanat terbatas) adalah amanat jual/beli Efek tertentu dari suatu perusahaan yang dilaksanakan pada batas harga yang ditetapkan atau amanat jual beli sekuritas pada batas harga tertentu.

Lock Up adalah suatu istilah yang menunjukkan bahwa suatu surat berharga atau saham tidak boleh diperjualbelikan dalam kurun waktu tertentu.

LQ45 adalah indeks atas 45 emiten yang tercatat di Bursa Efek Jakarta dengan mengambil likuiditas dan nilai kapitalisasi pasar sebagai tolok ukur.

Pengertian Istilah-Istilah dalam Pasar Saham M:

Management Stock Option Program (MSOP) adalah program kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris. Dilakukan melalui Penawaran Saham atau Penawaran Opsi Saham dalam rangka kompensasi kepada Direksi dan Komisaris.

Manajer Investasi adalah pihak yang kegiatan usahanya mengelola Portofolio Efek untuk para nasabah.

Margin Trading adalah perdagangan Efek oleh nasabah di mana pembiayaannya sebagian dilakukan oleh Perantara Pedagang Efek dengan jaminan (Collateral) saham yang dibeli.

Market to Book Value (nilai pasar terhadap nilai buku) adalah hubungan antara harga pasar saham biasa saat ini dan nilai buku yang tercatat, suatu rasio yang sering kali digunakan dalam mempertimbangkan kinerja saham perusahaan.

Pengertian Istilah-Istilah dalam Pasar Saham N:

Netting adalah kegiatan kliring yang menimbulkan hak dan kewajiban bagi setiap anggota Kliring untuk menyerahkan atau menerima saldo Efek tertentu untuk setiap jenis Efek yang ditransaksikan dan untuk menerima atau membayar sejumlah uang untuk seluruh Efek yang ditransaksikan.

Nilai Kapitalisasi Saham adalah hasil perkalian antara jumlah saham yang akan dicatatkan dengan harga saham perdana untuk perusahaan yang melakukan penawaran umum atau harga saham di Bursa untuk Perusahaan Tercatat.

Nilai Penawaran Secara Keseluruhan adalah jumlah uang dan nilai jasa, kekayaan, surat hutang, kompensasi hutang, atau imbalan lain yang akan diterima oleh Pihak yang menawarkan sehubungan dengan penawaran Efek.

Pengertian Istilah-Istilah dalam Pasar Saham O:

Obligasi (bond) adalah sertifikat bukti utang. Obligasi dikeluarkan oleh suatu PT atau institusi tertentu baik pemerintah maupun lembaga lainnya dengan tujuan mendapatkan modal. Perusahaan membayar bunga atas obligasi tersebut pada tanggal-tanggal yang telah ditentukan secara periodik. Dimana pada akhirnya menebus nilai utang tersebut pada saat jatuh tempo dengan mengembalikan jumlah pokok pinjaman ditambah bunga yg terutang.

Obligasi Konversi adalah obligasi yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk menukarkan (konversi) obligasi tersebut dengan saham dalam waktu yang ditentukan.

Odd Lot adalah satuan jumlah saham yang jumlahnya lebih kecil dari satuan perdagangan saham di Bursa Efek. Sehingga jumlah tersebut tidak dapat diperdagangkan di pasar reguler. Satuan perdagangan di BEI adalah 500 saham.

Opsi Saham adalah hak yang dimiliki oleh pihak untuk membeli (call option) dan atau menjual (put option) kepada pihak lain atas sejumlah saham (Underlying Stock) pada harga (Strike Price) dan dalam waktu tertentu.

Over the Counter Market (OTC) adalah pasar di luar bursa saham. Di mana harga dari sekuritas ditentukan dengan sistem negosiasi (tawar menawar) antara investor dan dealer/broker.

Pengertian Istilah-Istilah dalam Pasar Saham P:

Papan Pengembangan adalah papan pencatatan yang disediakan untuk mencatatkan saham dari perusahaan yang memiliki Aktiva Berwujud Bersih sekurang-kurangnya Rp 5.000.000.000,- (lima miliar rupiah) dan memiliki pengalaman operasional sekurang-kurangnya 12 (dua belas) bulan.

Papan Utama adalah papan pencatatan yang disediakan untuk mencatatkan saham dari perusahaan yang memiliki Aktiva Berwujud Bersih sekurang-kurangnya Rp 100.000.000.000,- dan memiliki pengalaman operasional sekurang-kurangnya 36 (tiga puluh enam) bulan.

Pasar Modal adalah kegiatan yang bersangkutan dengan Penawaran Umum dan perdagangan Efek, Perusahaan Publik yang berkaitan dengan Efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan Efek.

Pasar Negosiasi adalah pasar di mana perdagangan Efek di Bursa dilaksanakan berdasarkan tawar menawar langsung secara individual dan tidak secara lelang yang berkesinambungan (Non Continuous Auction Market) dan penyelesaiannya dapat dilakukan berdasarkan kesepakatan Anggota Bursa Efek.

Pasar Reguler adalah pasar di mana perdagangan Efek di Bursa dilaksanakan berdasarkan proses tawar-menawar secara lelang yang berkesinambungan (continuous auction market) oleh Anggota Bursa Efek melalui JATS dan penyelesaiannya dilakukan pada Hari Bursa ke-3 setelah terjadinya Transaksi Bursa (T+3).

Pasar Reguler Tunai (Pasar Tunai) adalah pasar di mana perdagangan Efek di Bursa dilaksanakan berdasarkan proses tawar-menawar secara lelang yang berkesinambungan (continuous auction market) oleh Anggota Bursa Efek melalui JATS dan penyelesaiannya dilakukan pada Hari Bursa yang sama dengan terjadinya Transaksi Bursa (T+0).

Pemegang Saham Independen adalah pemegang saham yang tidak mempunyai Benturan Kepentingan sehubungan dengan suatu Transaksi tertentu.

Pemegang Saham Pengendali adalah pemegang saham yang memiliki 25% (dua puluh lima perseratus) atau lebih saham perusahaan. Atau pemegang saham yang memiliki kemampuan dengan cara apa pun mempengaruhi pengelolaan. Dan atau kebijaksanaan perusahaan meskipun jumlah saham yang dimiliki kurang dari 25% (dua puluh lima perseratus).

Pemegang Saham Utama adalah setiap pihak yang memiliki sekurangnya-kurangnya 25 % hak suara dari seluruh saham yang dikeluarkan oleh perseroan.

Penanggung Jawab Pesanan dan Perdagangan (PJPP) adalah pihak yang ditunjuk oleh Anggota Bursa Efek atau Perusahaan Efek yang mengajukan permohonan sebagai Anggota Bursa Efek dan didaftarkan di Bursa yang bertanggung jawab atas penawaran jual dan atau permintaan beli untuk dapat masuk ke JATS.

Penasihat Investasi adalah pihak yang memberi nasihat kepada Pihak lain mengenai penjualan atau pembelian Efek dengan memperoleh imbalan jasa.

Penawaran Efek adalah semua penawaran untuk menjual atau memberi kesempatan untuk membeli Efek yang terjadi dalam jangka waktu yang terpisah dari Penawaran Efek sebelumnya atau selanjutnya, dalam jangka waktu sekurang-kurangnya 12 (dua belas) bulan.

Penawaran Tender adalah penawaran melalui Media Massa untuk memperoleh Efek Bersifat Ekuitas dengan cara pembelian atau pertukaran dengan Efek lainnya.

Penawaran Umum adalah penawaran Efek yang dilakukan Emiten untuk menjual Efek kepada masyarakat sesuai tata cara yang diatur dalam UU dan peraturan pelaksanaannya.

Pengertian Istilah-Istilah dalam Pasar Saham Q:

Quotation (catatan harga efek) adalah harga permintaan tertinggi dan harga penawaran terendah dari suatu sekuritas atau suatu komoditi.

Pengertian Istilah-Istilah Penting dalam Pasar Saham R:

Reksa Dana adalah instrumen investasi yang menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk ditempatkan dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi.

Reksa Dana Campuran adalah reksa dana yang memilliki kombinasi investasi dari berbagai instrumen pasar uang, obligasi dan saham.

Reksa Dana Pasar Uang adalah reksa dana yang melakukan investasi pada Efek bersifat utang dengan jatuh tempo kurang dari setahun.

Reksa Dana Pendapatan Tetap adalah reksa dana yang melakukan investasi sekurang-kurangnya 80% dari aktivanya dalam bentuk Efek bersifat utang.

Remote Trading adalah sistem perdagangan Efek yang diselenggarakan oleh Bursa bagi Anggota Bursa Efek melalui Jaringan.

Pengertian Istilah-Istilah Penting dalam Pasar Saham S:

Saham adalah surat bukti kepemilikan atau bukti penyertaan modal di suatu perusahaan.

Stop Loss adalah level harga tertentu di mana trader harus menutup transaksi untuk mencegah kerugian.

Pengertian Istilah-Istilah dalam Pasar Saham T:

Trading adalah aktivitas perdagangan jual-beli saham, mata uang, komoditas, di bursa.

Pengertian Istilah-Istilah dalam Pasar Saham U:

Undervalued adalah suatu saham yang diperjualbelikan di bursa dengan harga di bawah nilai perusahaan sebenarnya.

Underwriter adalah perusahaan sekuritas yang melaksanakan penjaminan terhadap penjualan saham perusahaan pada saat IPO.

Pengertian Istilah-Istilah dalam Pasar Saham V:

Voting Right (Hak Suara) adalah hak pemegang saham untuk mengeluarkan suara dalam Rapat Umum Pemegan Saham (RUPS).

Pengertian Istilah-Istilah dalam Pasar Saham Y:

Yield adalah keuntungan yang diterima investor, baik yang berasal dari capital gain maupun dividen. Yield dinyatakan dalam persentase dari modal yang ditanamkan.

Baca:

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here