26 C
Jakarta

Penjualan Online Walmart Mengalami Kenaikan Pesat saat COVID-19

Intenselynews.com – Penjualan online Walmart dikabarkan mengalami lonjakan signifikan selama pandemi coronavirus (COVID-19). Menurut perkiraan terbaru dari riset pasar eMarketer, pesanan online Walmart melonjak hingga 44,2 persen selama periode berjalan di tahun 2020, di Amerika Serikat.

Data tersebut 27 persen lebih tinggi dari perkiraan awal perusahaan pada Januari. Pengiriman bahan makanan dan layanan penjemputan daring sangat diminati selama pandemi, yang menurut laporan Walmart mendatangkan pemasukan tinggi.

Selama beberapa minggu terakhir, perusahaan melihat dampak lain COVID-19, yakni lonjakan adopsi belanja online dan seluler, dengan jutaan pembeli yang mengandalkan Walmart untuk mendapatkan apa yang mereka butuhkan.

Baca:

Aplikasi Penjualan Online Walmart

Pada awal Maret lalu, Walmart juga mengumumkan penyatuan aplikasi mereka untuk Walmart Grocery dan Walmart App guna memudahkan pelanggan berbelanja berbagai produk. Produk itu mulai dari bahan makanan, pakaian, barang elektronik, dll. Adanya langkah tersebut berarti bahwa pelanggan dapat menggunakan layanan Walmart Pay, Store Maps dan Item Finder dari satu tempat: Aplikasi Walmart.

Seiring dengan pengurangan penggunaan uang tunai selama pandemi COVID-19, pelanggan dapat melakukan pembayaran tanpa sentuh di setiap register Walmart menggunakan Walmart Pay dari App Walmart. Ketika pelanggan menggunakan Kartu Capital One Walmart Rewards Card dengan Walmart Pay, terdapat program cash back (uang kembali) 5% selama 12 bulan pertama.

Walmart baru-baru ini juga mengumumkan bahwa mereka meluncurkan layanan Pengiriman Ekspres dua jam di 1.000 toko. Platform data dan analitik seluler terkemuka, App Annie, baru-baru ini juga mencatat bahwa aplikasi Walmart merupakan No. 1 di App Store karena pelanggan beralih pada kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk layanan penjemputan dan pengiriman.

Baca:

Image by Gerd Altmann from Pixabay

-IN-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

ARTIKEL TERBARU

Andrew Ballingal: Emas Aset Terbaik saat Kondisi Dunia “Berbahaya”

Intenselynews.com – Andrew Ballingal, penasehat investasi berkata "Emas adalah Aset Terbaik dalam Kondisi Dunia yang ‘Berbahaya’". Harga emas telah mencapai tonggak penting, menguji resistensi...

Inggris Rilis Pedoman Baru AI Guna Atasi Masalah Big Data Lebih Cepat

Intenselynews.com – Artificial Intelligence telah lama dipercaya sebagai alat penting yang dapat digunakan sebagai solusi teknologi untuk menangani beberapa masalah besar yang dihadapi dunia....

India Adakan Festival Fintech Global Secara Virtual Selama Dua Hari

Intenselynews.com – Asosiasi Internet dan Ponsel India (Internet and Mobile Association of India/IAMAI), dan organisasi sejenisnya, Dewan Pembayaran India, (Payments Council of India/PCI) dan...

Kisah Baru Mak Iwa Ini Menggugah Senyum Anda Sejenak!

Intenselynews.com – Wah, tidak terasa bulan Juni telah berlalu. Selamat datang Juli! Di awal bulan ini sudah punya rencana apa saja? Apapun rencananya, semoga...

Platform Digital Berbasis Blockchain Dirilis VeChain di Rumah Sakit Cyprus

Intenselynews.com – Wabah COVID-19 masih menjadi musibah yang mengguncang dunia hingga saat ini. Sehubungan dengan hal itu, berbagai upaya dilakukan banyak pihak untuk menekan...
Translate »