28.4 C
Jakarta

Perluas Bisnis Fintech, Visa Ambil Alih Saham di GoodData

Intenselynews.com – Selama tahun 2019 lalu, Visa diketahui telah mengakuisisi beberapa perusahaan fintech. Kali ini untuk perluas bisnis fintech, perusahaan juga telah mengambil alih saham di GoodData.

Perluas Bisnis Fintech, Visa Ambil Alih Saham di GoodData

Masih belum diketahui dengan pasti berapa banyak dana yang diinvestasikan oleh Visa Ventures di startup asal San Fransisco itu. Namun ini memungkinkan perusahaan tersebut menanamkan analitik dalam produk mereka.

Visa Ventures merupakan anak perusahaan Visa. Mereka akan memiliki saham minoritas di GoodDaya, menurut CEO dan salah satu pendiri, Roman Stanek. GoodData telah berhasil mengumpulkan pendanaan sebesar $120 juta termasuk investasi dari Visa. Investor sebelumnya termasuk Andreessen Horowitz, General Catalyst Partners dan Intel Capital.

Stanek sendiri masih bertahan bersama GoodData yang saat ini mempekerjakan lebih dari 350 orang. Mereka berencana menggunakan dana tersebut untuk merekrut lebih banyak staf dan tim keamanan serta privasi GoodData.

“Ini merupakan sebuah bentuk dukungan yang besar,” ungkap Stanek dari rumahnya di San Fransisco. Stanek meluncurkan GoodData pada 2008, pada hari Lehman Brothers mengajukan kebangkrutan. Perusahaan dapat menggunakan analitik GoodData untuk mendapatkan wawasan tentang pelanggan dan bisnis mereka. Pelanggan termasuk Zendesk, Broadridge dan Data NTT. “Visi kami adalah bahwa setiap perusahaan dapat menjadi perusahaan data, setiap perusahaan memiliki data yang tidak ada yang menggunakan atau melihat ke dalam,” kata Stanek.

Investasi ini mengikuti perjanjian Visa untuk membeli Plaid seharga $ 5,3 miliar pada Januari. Kesepakatan itu belum ditutup. Perusahaan pembayaran global membeli Earthport pada 2019 dengan harga sekitar $ 250 juta. Crunchbase juga mengumpulkan Payworks, Verifi, dan Rambus tahun lalu.

Saham Visa naik 2,3% menjadi $ 193,79 pada Rabu sore. S&P 500 naik 1,5%.

Baca juga:

GoodData telah bermitra dengan Visa selama beberapa tahun, membantu perusahaan membangun situs untuk pedagang dan lembaga keuangan, kata Stanek. Pembicaraan antara Visa dan GoodData dimulai sekitar sembilan bulan lalu dan ditutup pekan lalu, katanya. Diskusi dipimpin oleh Melissa McSherry, SVP dan kepala data global, keamanan, dan produk identitas di Visa. Seorang juru bicara Visa menolak untuk mengungkapkan berapa banyak yang diinvestasikan di GoodData.

Image by William Iven from Pixabay

-Dita Safitri-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

ARTIKEL TERBARU

Kompetisi Trading Aset Kripto Diluncurkan bitFlyer dan Quazard

Intenselynews.com – Luxembourg – bitFlyer, perusahaan cryptocurrency exchange dikabarkan bermitra dengan Quazard, pengembang game crypto-trading. Kemitraan itu untuk membawa kompetisi trading aset kripto terverifikasi...

Pengusaha Properti Paling Sukses dan Terkaya di Dunia

Intenselynews.com – Bukan rahasia lagi jika properti adalah salah satu industri yang paling menjanjikan di dunia. Pertumbuhannya juga meningkat pesat sepanjang tahun. Tak heran...

Buka Usaha E-Commerce Baru? Beberapa Hal Ini Penting Diketahui!

Intenselynews.com – Sebagai pemula di dunia bisnis e-commerce, berbagai kisah sukses para pengusaha yang lebih dulu terjun ke industri tersebut mungkin membuat Anda berpikir...

Amazon Patenkan Sistem Blockchain untuk Pelacakan Rantai Pasokan

Intenselynews.com – Tertanggal 26 Mei lalu perusahaan e-commerce terkemuka dunia, Amazon, mengajukan paten untuk sistem Blockchain pelacakan barang mereka di rantai pasokan. Amazon patenkan...

Pemerintah Venezuela Tuntut Inggris atas Emas Mereka

Intenselynews.com – Seperti yang kita ketahui, pemerintah Venezuela mengalami krisis ekonomi berkepanjangan selama beberapa tahun ke belakang. Negara tersebut mengalami penurunan nilai mata uang...
Translate »