Sektor Picture
Top Advertisement

Intenselynews.com – Imbauan pemerintah agar masyarakat lebih banyak menghabiskan waktu beraktivitas di rumah mau tak mau membuat berbagai sektor terganggu. Para pedagang yang biasa berjualan di pinggir jalan banyak yang kehilangan omset. Penduduk yang selama ini mengandalkan penghasilan harian terpaksa harus memutar otak dan mencari cara lain agar tetap bisa berpenghidupan.

Masalah keuangan besar yang sedang dihadapi oleh masyarakat Indonesia ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi para penggerak industri teknologi keuangan alias fintech. Ini karena sekarang banyak orang memerlukan biaya tambahan untuk menutupi kebutuhan sehari-hari yang terganggung karena Corona.

Sektor fintech dianggap masih bisa tetap tumbuh di tengah anjuran physical distancing yang digalakkan pemerintah. Masyarakat yang butuh dana tambahan bisa langsung mengajukan pinjaman secara online tanpa perlu keluar rumah. Ini tentu saja merupakan sebuah dampak positif.

Di sisi lain, peluang ini juga datang dengan tantangan tersendiri. Semakin banyaknya jumlah pinjaman yang disalurkan, mau tak mau juga akan meningkatkan kemungkinan adanya risiko kredit macet. Terlebih situasi yang ada saat ini masih belum bisa diprediksi kapan dan bagaimana akan berakhir. Salah satu cara perusahaan fintech untuk bisa mengatasi persoalan tersebut adalah dengan merancang produk yang sesuai dengan kondisi saat ini. Selain menarik lebih banyak peminjam, melakukan perancangan produk yang tepat juga bisa meminimalisir kemungkinan kredit macet.

Fintech Bantu Sektor UKM agar Bisa Tetap Berjalan

Di luar negeri pemerintahlah yang langsung turun tangan memberikan dana talangan bagi para pelaku ekonomi kecil dan menengah. Sebagai tonggak perekonomian yang paling kokoh, sektor ini harus tetap terjaga kestabilannya. Ini penting karena stabilnya usaha kecil menengah akan mampu menghambat kemerosotan perekonomian yang saat ini sedang dalam kondisi riskan.

Para pelaku UKM diminta agar tidak merasa resah maupun bingung. Sektor fintech menyatakan siap membantu memberikan bantuan pembiayaan. Tujuannya tentu saja untuk menjaga agar operasional bisnis mereka bisa berjalan seperti biasa.

Mark Bruny selaku CFO dari Koinwork menyebut bahwa perusahaannya siap membantu memberikan pendanaan pada UKM yang membutuhkan. Dia juga menyebut bahwa dana yang disediakan oleh KoinWork tetap bisa diakses kapan saja meski kondisi keuangan sedang tidak begitu baik saat ini.

Baca juga:

Sekali lagi sektor fintech berhasil menunjukkan peran yang tak kecil. Langkah ini merupakan salah satu usaha agar seluruh masyarakat Indonesia tetap bisa hidup dengan layak meski saat ini kita sedang menghadapi situasi sulit berupa pandemi.

Image by Free-Photos from Pixabay

-Dita Safitri-

Tinggalkan Balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here