25.9 C
Jakarta

Teknologi Blockchain Terdesentralisasi Apakah Itu?

Intenselynews.com – Teknologi Blockchain Terdesentralisasi populer seiring dengan ketenaran cryptocurrency, seperti Bitcoin. Lantas, apakah Teknologi Blockchain Terdesentralisasi? Yuk, kita simak uraiannya berikut ini:

Pengertian Teknologi Blockchain Terdesentralisasi

Teknologi Blockchain Terdesentralisasi yang dewasa ini mendapatkan perhatian publik, digadang-gadang memiliki banyak keunggulan.

Keunggulan itu antara lain meminimalkan down time, menjaga server lebih aman, bersifat transparan, dan data yang tersimpan tidak mudah diubah atau dipalsukan.

Teknologi Desentralisasi memungkinkan setiap server saling terhubung dan memiliki peran yang sama. Dengan membentuk semacam jaringan peer to peer (p2p), hal ini memungkinkan pelacakan data lebih mudah. Apabila salah satu server mendapat gangguan bisa dibackup oleh server lain dan server yang bermasalah bisa sementara dikeluarkan dari jaringan blockchain.

Perbedaan Teknologi Terdesentralisasi dengan Sentralisasi

Sistem “sentralisasi” dapat dikatakan sistem yang umumnya dipakai oleh perbankan. Secara informal, sistem keuangan yang bersifat sentralisasi adalah sebuah sistem keuangan yang memiliki otoritas sentral. Otoritas Sentral itu misalnya pemerintah. Pemerintah bertanggungjawab untuk semua aspek ekonomi. Aspek ekonomi itu termasuk mencetak uang, mengaplikasikan pajak pada laba publik, mengijinkan bank-bank membuka rekening buat masyarakat, menerapkan regulasi, dsb.

Teknologi blockchain terdesentralisasi telah banyak diadopsi di berbagai industri. Namun sistem yang ada saat ini masih lebih banyak bergerak atas regulasi dan ketentuan dari pemerintah. Sebagian besar dari transaksi keuangan yang ada saat ini melibatkan setidaknya hingga pihak ketiga. Pihak ketiga itu misalnya bank. Bank akan mengaudit dan menyimpan semua detail transaksi untuk proses pendataan, penyelesaian sengketa di kemudian hari, akreditasi, serta proses pengawasan untuk menegakkan hukum.

Sedangkan sistem teknologi terdesentralisasi merupakan sistem yang tidak memiliki otoritas sentral namun masih bisa bekerja sama baiknya seperti seakan-akan ada otoritas sentral dibelakangnya, dan regulasi penggunaannya tergantung pada peraturan-peraturan finansial dan hukum yang diaplikasikan oleh tiap negara di dalam sistemnya.

Teknologi terdesentralisasi juga dapat diartikan sebagai suatu sistem, di mana keseluruhan pengambilan keputusan diserahkan kepada para pengguna sistem tersebut. Dalam teknologi itu tidak ada salah satu individu yang dapat memaksakan kehendaknya kepada individu lain tanpa persetujuan mayoritas pengguna sistem.

Baca:

-Sintha Rosse-

 

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

ARTIKEL TERBARU

Investasi Deposito, Kenali Pengertian, Jenis, dan Perbedaannya

Intenselynews.com – Di antara sekian banyak pilihan instrument investasi, deposito merupakan produk yang paling populer. Investasi deposito sendiri merupakan bentuk simpanan berjangka yang dibuat...

7 Alasan Kenapa Banyak Orang Memilih Berinvestasi Emas

Intenselynews.com – Menurut Warren Buffet, investor yang baik adalah mereka yang melakukan diversifikasi pada aset-asetnya. Di antara sekian banyak pilihan instrumen investasi, emas masih...

Ingin Membeli Rumah? Ketahui Perbedaan AJB, PJB, dan PPJB

Intenselynews.com – Memiliki rumah sendiri adalah impian semua orang. Selain membangunnya sendiri, membeli rumah adalah opsi yang paling mudah untuk dipilih. Ada banyak sekali...

Rekomendasi Film Inspiratif untuk Anda Menjelang Akhir Pekan

Intenselynews.com – Sepanjang tahun 2020 ini, sudah tak terhitung rasanya lelah yang tertumpuk di pundak. Namun, jangan biarkan semua beban itu membuat Anda jadi...

Pengertian Reksadana Secara Luas, Mengenal Jenis dan Perbedaannya

Intenselynews.com – Di antara sekian banyak jenis instrumen investasi, Anda tentu sudah tidak asing dengan reksadana. Investasi satu ini banyak dipilih karena mudah, dapat...
Translate »