25.2 C
Jakarta

Tiga Pilar Utama Blockchain, Mari Mengenalnya Lebih Dekat

Intenselynews.com – Sejak kemunculan Bitcoin pada tahun 2009, selalu erat kaitannya dengan teknologi yang mendasari aset kripto tersebut, Blockchain. Blockchain merupakan teknologi buku besar terdistribusi yang memiliki kemampuan untuk memroses data dan transaksi dalam jumlah besar tanpa memerlukan pihak ketiga. Tiga pilar utama Blockchain menjadi dasar keunggulannya, sehingga banyak diadopsi oleh berbagai industri, seperti keuangan, kesehatan, rantai pasokan, dll.

Lantas, apa sajakah tiga pilar utama tersebut? Berikut ini tiga sifat utama teknologi Blockchain yang mendapatkan pengakuan luas sebagai sistem teknologi yang dapat diandalkan.

Tiga Pilar Utama Blockchain

1. Desentralisasi

Perbedaan utama Blockchain dengan sistem tradisional adalah Blockchain tidak memiliki server terpusat, sehingga bersifat terdesentralisasi. Melalui sistem terdesentralisasi, secara otomatis menghapus kebutuhan akan pihak ketiga (perantara). Dalam sistem desentralisasi, informasi tidak disimpan oleh satu entitas tunggal, tapi terdistribusi ke banyak nodes (jaringan). Bitcoin Blockchain terdesentralisasi memungkinkan Anda dapat mengirim Bitcoin yang Anda milki kepada siapa pun tanpa harus melalui lembaga keuangan.

2. Transparansi

Salah satu konsep unik dan menarik lainnya dari Blockchain adalah sifatnya yang transparansi tapi tetap menjaga privasi pengguna dalam waktu yang sama. Identitas pengguna disembunyikan melalui kriptografi yang kompleks dan hanya diwakili oleh alamat publik mereka ketika bertransaksi. Namun, Anda masih dapat melihat semua transaksi yang dilakukan oleh alamat publik pengguna di jaringan Blockchain. Oleh karena itu transaksi di dalam Blockchain tidak mudah untuk disalahgunakan, karena jika terjadi suatu kasus, data transaksi dapat ditelusuri hingga ke akarnya di dalam buku besar Blcockhain.

3. Immutable 

Data di dalam buku besar Blockchain bersifat immutable (tidak dapat diubah/hanya bisa ditambahkan). Artinya, sekali waktu suatu data telah dimasukkan ke dalam Blockchain, maka data itu tidak dapat diedit atau dihapus. Dengan demikian, data di dalam Blockchain mustahil dipalsukan dan tidak mungkin pula ada pihak yang dapat melakukan kecurangan terhadap data transaksi tersebut.

Sudahkah Anda Membaca:

Image by launchpresso from Pixabay

-IN-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

ARTIKEL TERBARU

Fintech Bantu Pemerintah dan Bank Tingkatkan Layanan Publik Covid-19

Intenselynews.com – Perusahaan teknologi keuangan (fintech) bekerja sama dengan bank dan perusahaan lain untuk menyediakan layanan publik, termasuk dengan membantu mencairkan paket bantuan COVID-19...

Mengenal Airdrop Lebih Jauh dalam Dunia Kripto Aset

Intenselynews.com – Bagi Anda yang gemar berburu token atau kripto aset gratis, Anda mungkin sudah tidak asing dengan istilah airdrop. Airdrop merupakan salah satu...

Crypto Dash Berkembang Menjadi Cryptocurrency Cloud Terdesentralisasi

Intenselynews.com – Dunia cryptocurrency menunjukkan pertumbuhannya dari waktu ke waktu. Tidak hanya semakin banyaknya crypto asset baru yang muncul, pergerakan industri crypto juga ditandai...

Apa yang Terjadi ketika Komputer dapat Memprediksi Pikiran Anda?

Intenselynews.com – Para peneliti di Universitas Helsinki telah mengembangkan teknik. Teknik itu menunjukkan komputer memodelkan persepsi visual dengan memantau sinyal otak manusia.  Komputer seolah-olah...

Mengenal 3 Jenis Kategori Sekuritas dalam Investasi

Intenselynews.com – Selama ini Anda mungkin hanya mendengar istilah sekuritas saja. Padahal sekuritas ini banyak jenisnya. Apakah Anda sudah mengenal 3 jenis kategori sekuritas...
Translate »